Tangerang (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Banten, menyebutkan telah merekonstruksi 40 titik ruas jalan selama semester satu 2025 guna meningkatkan kenyamanan dan kelancaran lalu lintas.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Tangerang Mursiman di Tangerang, Kamis, mengatakan jalan tersebut antara lain Jalan Raya Bayur, Jalan Sangego Selatan, Jalan Moh. Toha, Jalan Kian Santang, Jalan Imam Bonjol, Jalan Suryadharma, dan Jalan Irigasi Sipon.
"Secara keseluruhan sudah hampir 90 persen pekerjaan rekonstruksi jalan ini dilaksanakan selama periode semester satu tahun 2025," kata Mursiman.
Baca juga: Warga Kota Tangerang diingatkan untuk tak buang sampah ke sungai
Selain itu Pemkot Tangerang membangun lima ruas jalan utama sampai pada pertengahan tahun ini. Berbagai ruas jalan tersebut meliputi Jalan Cisadane Barat Bayur, Jalan Lio Baru Neglasari, Jalan Kali Bawah Cipondoh, dan Jalan Sisi Bawah Pembuangan Semanan yang menghubungkan kawasan Green Lake City Cipondoh menuju Daerah Khusus Jakarta.
Pemkot Tangerang juga telah membangun 19 jembatan yang tersebar di seluruh wilayah, seperti di Jembatan Irigasi Sipon, Jembatan Ketapang, Jembatan SP. Semanan, Jembatan Cikoneng, dan sebagainya.
Saat ini pihaknya dalam proses perbaikan 350 jalan lingkungan yang tersebar pada semua kelurahan dan kecamatan, sekaligus menyiapkan target semester selanjutnya yang akan difokuskan untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur lainnya.
"Kami mengimbau kepada semua elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara karena memang ada beberapa yang masih dalam tahap finishing meski hampir semuanya sudah selesai, sekaligus turut berkontribusi merawat infrastruktur yang telah dibangun,” katanya.
Baca juga: Pelebaran Jalan Lio Baru Tangerang tingkatkan ekonomi warga sekitar
Sementara itu Wali Kota Tangerang Sachrudin menekankan pentingnya pelaksanaan pembangunan sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar kualitas yang telah ditetapkan.
“Proyek harus sesuai dengan spesifikasi dan standar karena merupakan akses utama bagi masyarakat. Dengan adanya peningkatan infrastruktur ini diharapkan mobilitas warga menjadi lebih nyaman, efektif, dan turut membantu mengurai kemacetan,” ujarnya.
Wali kota menambahkan pembangunan jalan dan jembatan ini merupakan bagian dari upaya penataan kawasan agar lebih tertib, tertata, dan mendukung kenyamanan warga.
“Semangatnya masih sama yaitu mempermudah segala hal untuk masyarakat, termasuk akses jalan. Harapannya ke depan menjadi lebih rapi, tertata, dan nyaman untuk ditinggali,” ujarnya.
Baca juga: Mudahkan aksesibilitas, DPUPR Tangerang aspal jalan menuju Pasar Anyar
