Tangerang, Banten (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, memprediksi jumlah pergerakan penumpang penerbangan mencapai 1,7 juta selama periode libur Imlek pada 16-17 Februari 2026.
General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soetta Heru Karyadi di Tangerang, Banten, Jumat, menyampaikan jumlah pergerakan penumpang sebanyak 1,7 juta ini dipengaruhi dengan berdekatannya awal bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah yang berdasarkan kalender Kementerian Agama RI diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026, sehingga berpotensi mendorong peningkatan mobilitas masyarakat.
"Secara kumulatif, trafik Bandara Soekarno-Hatta pada periode tersebut diproyeksikan mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun 2025," katanya.
Baca juga: Tahun kuda api diharapkan bawa semangat pantang menyerah
Menurutnya, pergerakan pesawat pada momen libur panjang itu diperkirakan mencapai 11.330 penerbangan atau tumbuh tiga persen, sementara jumlah penumpang diproyeksikan mencapai 1.744.820 orang atau meningkat empat persen.
Sementara itu, untuk puncak pergerakan diprediksi terjadi pada Sabtu (14/2/2026) dengan estimasi 1.111 penerbangan dan 171.094 penumpang.
Kemudian potensi lonjakan arus balik awal diperkirakan berlangsung pada Selasa (17/2/2026).
"Selain pergerakan penumpang dan pesawat, aktivitas logistik juga diproyeksikan menunjukkan tren peningkatan. Pergerakan kargo diperkirakan mencapai 15,63 juta kilogram atau tumbuh dua persen, yang mengindikasikan meningkatnya mobilitas dan distribusi barang selama periode libur," jelasnya.
Baca juga: Amankan libur imlek, Polresta Bandara terjunkan 140 personel
Dia menyebut seluruh manajemen bandara telah melakukan langkah antisipatif guna memastikan kelancaran operasional selama periode libur panjang tersebut.
"Kami memastikan seluruh aspek pelayanan, keamanan, dan keselamatan berjalan optimal agar perjalanan penumpang tetap lancar, aman, dan nyaman," ujarnya.
Lebih lanjut, Heru menegaskan bahwa periode libur yang berdekatan dengan momentum keagamaan memerlukan kesiapan operasional yang adaptif dan terukur.
"Hal ini penting untuk menjaga keandalan layanan dan memastikan pengalaman perjalanan yang baik bagi seluruh pengguna jasa," ucapnya.
Baca juga: Imlek, Ciputra Tangerang sajikan acara spesial "Spring Of Joy"
Selain penguatan kesiapan operasional, Bandara Soekarno-Hatta juga menghadirkan aktivasi customer experience dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Imlek 2026 melalui parade barongsai di area terminal.
Aktivasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan suasana perjalanan yang lebih hangat dan berkesan bagi para pengguna jasa di tengah periode peningkatan trafik.
Ditambahkan dia, melalui kesiapan operasional dan penguatan pelayanan, Bandara Internasional Soekarno-Hatta berkomitmen menjaga kelancaran arus penumpang dan penerbangan selama periode libur panjang agar tetap berjalan aman dan lancar.
"Pengguna jasa juga diimbau untuk datang lebih awal ke bandara, memastikan kelengkapan dokumen perjalanan, serta mematuhi ketentuan yang berlaku guna mendukung kelancaran proses keberangkatan," kata dia.
Baca juga: Puncak arus balik Imlek, 179 ribu kendaraan masuk Jabotabek
