Tangerang (ANTARA) - Universitas Raharja Kota Tangerang menggelar "Raharja Career" yang menampilkan karya ilmiah mahasiswa dan menawarkan kepada industri untuk penyerapan sebagai tenaga kerja.
Rektor Universitas Raharja Po Abas Sunarya di Tangerang Kamis mengatakan kegiatan kali ini fokus pada peningkatan kualitas karya agar siap dilirik oleh dunia industri. Sebab peserta yang terlibat adalah tahapan ke jenjang ujian sidang akhir.
Selain itu, format program tahun ini ada penekanan lebih pada kualitas tampilan dan isi karya ilmiah mahasiswa. Hal ini dilakukan karena pihak kampus mengundang berbagai pemangku kepentingan dari sektor perusahaan hingga sekolah untuk melihat langsung potensi para lulusan.
"Kita ini penyedia jasa, produknya adalah manusia atau tenaga intelektual. Ibaratnya dengan ini sama saja kita sedang menawarkan mereka. Apabila nanti ada yang tertarik, setelah lulus mereka bisa langsung diajak bergabung bekerja," ujar Abas di Universitas Raharja Kota Tangerang.
Baca juga: Universitas Raharja perkuat daya saing jawab kebutuhan masa depan
Sementara itu, untuk memastikan kualitas yang ditampilkan, pihak kampus telah melakukan persiapan matang sejak satu bulan sebelumnya. Selain menjadi ajang pameran, karya-karya mahasiswa ini juga dinilai oleh tim juri internal yang terdiri dari para dosen pembimbing.
"Ada tim juri yang menilai. Hasil-hasil terbaik akan kita publish sebagai pemenang. Ini bukan soal hadiahnya, tapi agar mereka bangga dan hasil ini menjadi embrio sebelum mereka menghadapi ujian sidang komprehensif nanti," jelasnya.
Baca juga: Dua mahasiswa Raharja Tangerang dapat penghargaan pemuda Internasional
Program Raharja Career ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi bagi mahasiswa. Hasil penilaian dan koreksi dari para juri serta pengunjung dapat digunakan mahasiswa untuk memperbaiki karya mereka sebelum maju ke tahap ujian akhir.
Melalui sinergi ini, diharapkan karya ilmiah mahasiswa Universitas Raharja tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi juga dapat diimplementasikan dan disinergikan dengan program-program yang ada di perusahaan maupun masyarakat.
"Kita beri jeda sekitar satu minggu dari acara ini sampai ke ujian sidang. Jadi ini adalah wahana untuk mempublikasi, mengoreksi, sekaligus memperbaiki karya mereka agar lebih sempurna saat sidang nanti," katanya.
Baca juga: Pemkot Tangerang dan Universitas Raharja bersinergi dukung pelaku UMKM
