Tangerang (ANTARA) - Universitas Raharja di Kota Tangerang, Provinsi Banten memperkuat daya saing serta mempertajam strategi untuk menjawab kebutuhan pendidikan tinggi di masa mendatang.
“Sekarang banyak kampus yang berada pada fase menunggu situasi. Tapi bagi kami, yang sudah menjadi unggul, hasil-hasil kerja yang terukur itu akan terus ditingkatkan. Tujuannya agar Raharja menjadi pilihan dan menjadi contoh,” kata Rektor Universitas Raharja Abas Sunarya di Tangerang, Senin.
Abas Sunarya yang juga ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Banten juga mengatakan tetap berkomitmen menjaga kinerja akademik di tengah dinamika pendidikan tinggi yang saat ini menghadapi tantangan retensi mahasiswa dan kondisi ekonomi masyarakat.
Baca juga: Dua mahasiswa Raharja Tangerang dapat penghargaan pemuda Internasional
Maka itu Universitas Raharja memajukan jadwal rapat kerja dari biasanya dalam rangka menyusun arah kebijakan akademik yang lebih terarah. Hal ini untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja lembaga selama satu tahun.
"Selain itu, forum menjadi ruang untuk merancang langkah strategis pada tahun akademik berikutnya. Rapat kerja ini dilakukan secara rutin untuk mengukur, untuk laporan kerja, mengevaluasi, sekaligus melihat ruang-ruang satu tahun ke depan,” katanya.
Ia menambahkan, pembahasan dalam rapat kerja dibagi ke dalam tiga komisi. Komisi pertama mengulas pertanggungjawaban dan pelaksanaan kerja. Komisi kedua membahas kebijakan-kebijakan strategis. Sementara komisi ketiga fokus pada penyusunan anggaran.
“Insya Allah nanti kita bisa menjadikan rekomendasi untuk pijakan kita di tahun akademik 2026–2027,” ujar Abas.
Baca juga: Pemkot Tangerang dan Universitas Raharja bersinergi dukung pelaku UMKM
