Saya percaya Allah memberi kami kekuatan lebih di bulan Ramadan, alhamdulillah

Serang (ANTARA) - Striker baru Persija Jakarta, Alaaeddine Ajaraie mengaku sangat antusias menjalani ibadah puasa di Indonesia.

Menurutnya melaksanakan shaum di sini lebih mudah dibandingkan di beberapa negara lain yang ia bela selama berkarier.

Pertama waktu latihan maupun pertandingan di Indonesia selama Ramadan dilakukan pada malam hari. Ini berbeda dengan negara lain, seperti India misalnya lebih banyak pertandingan dilakukan pada sore hari.

"Saya pikir itu hal yang normal bagi saya karena saya seorang Muslim. Saya sudah bermain dalam banyak pertandingan di bulan Ramadan. Bahkan, menurut saya, itu lebih menantang dibanding pertandingan malam, karena biasanya saya bermain sore hari menjelang Maghrib. Hal itu tentunya membuat mudah,” katanya dikutip dari laman Ileague.

Baca juga: Persija Jakarta bekuk PSM Makassar 2-1 di JIS

"Di sini juga mayoritas muslim dan keluarga saya senang berpuasa di sini. Jadi ini sudah biasa bagi saya. Saya percaya Allah memberi kami kekuatan lebih di bulan Ramadan, alhamdulillah,” katanya.

Tak hanya itu momen Ramadan sendiri membuat dia lebih termotivasi untuk tampil luar biasa. Alhasil pada laga melawan PSM Makassar kemarin, ia sempat mencetak gol debutnya bersama Macan Kemayoran.

Gol bermula dari umpan lambung yang dilepaskan Allano Lima dari sisi kanan. Alaaeddine menanti datangnya bola, melompat di antara bek lawan, lalu menanduknya dengan sempurna ke gawang PSM pada menit ke-30.

“Terima kasih kepada tim yang membuat saya bisa mengeluarkan energi lebih. Ramadan bagi saya adalah bulan terbaik, dan semua Muslim memahami hal itu. InsyaAllah, saya bisa berlari lebih lagi di pertandingan selanjutnya. Secara fisik saya merasa bugar dan saya datang ke sini untuk membantu tim meraih kemenangan. Merupakan kebanggaan bagi saya bisa bermain untuk tim ini. Alhamdulillah,” tutupnya.

Baca juga: Jordi Amat beri jersi Persija Jakarta kepada pemain Osasuna



Pewarta: Mulyana
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026