Tangerang Selatan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menyiagakan sejumlah puskesmas di wilayah setempat untuk mengantisipasi temuan kasus warga keracunan akibat mengonsumsi ikan dari Sungai Cisadane yang diduga tercemar bahan kimia.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie di Tangerang, Selasa mengatakan bahwa dengan adanya dugaan pencemaran sungai, maka pihaknya kini telah menyiapkan beberapa antisipasi kejadian keracunan.

"Saya sudah minta dinas kesehatan untuk melakukan pendataan, deteksi, dan menyiagakan puskesmas sehingga jika ada warga yang terlanjur mengonsumsi ikan dari sungai itu merasa mual, muntah, pusing, untuk dilakukan penanganan," katanya.

Baca juga: Aliran sungai di Serpong Tangsel diduga tercemar bahan kimia

Benyamin menuturkan, bahwa pihaknya sebelumnya sudah menginformasikan kepada masyarakat agar tidak mengonsumsi ikan dari sungai yang diduga terdampak pencemaran tersebut.

"Saya berharap jangan lagi ada konsumsi dulu ikan dari sungai itu. Karena kita masih melakukan penelitian laboratoriumnya, menunggu hasil keluar," tuturnya.

Dia mengatakan, Pemkot Tangsel hingga saat ini terus melakukan upaya penyelidikan dan pemeriksaan. Tim dari Dinas Lingkungan Hidup sudah berkoordinasi dengan Polres, Kejaksaan Negeri Tangsel, dan TNI untuk melakukan pemeriksaan bersama.

"Kami juga akan lakukan gerakan bersama untuk melakukan pemeriksaan sertifikat laik fungsinya ke tiap gudang dan perkantoran," katanya.

Baca juga: Cemaran aliran kali Tangsel diduga dari gudang pestisida terbakar

Menurutnya, berdasarkan aturan bahwa dalam kurun waktu satu tahun terdapat dua kali pemeriksaan terhadap gudang dan perkantoran sebagai langkah pengawasan ketat terhadap industri yang mengolah bahan-bahan kimia.

"Saya juga minta ke dinas teknis terkait untuk melaporkan, mendeteksi, dan mendata industri yang mengolah bahan-bahan kimia," kata dia.

Sebelumnya, terjadi insiden kebakaran di Gudang Pestisida di Taman Tekno, Kecamatan Setu pada Senin (9/2) yang diduga mengakibatkan pencemaran sungai tersebut. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang, Banten sedang melakukan uji laboratorium terhadap sampel air sungai itu.

Baca juga: Tercemar bahan kimia, warga diimbau hindari kontak air Sungai Cisadane



Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026