Tangerang (ANTARA) - Kota Tangerang kembali menjadi sorotan publik internasional melalui penyelenggaraan Meet & Greet Miss Japan 2026 bertema “The Crown of Japan 2026 Competition” yang digelar di Victoria Square Tangerang.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Victoria Square, RINS, dan KOMBIS sebagai upaya memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan Jepang.
Marketing Consultant Victoria Square, Ruby Herman, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Victoria Square dalam menghadirkan ruang kolaborasi lintas budaya sekaligus memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai pusat kegiatan kreatif dan internasional di Tangerang.
Baca juga: Tata Juliastrid jadi Miss Cosmo 2024, ini sederet hadiah mewahnya
Menurut Ruby, penyelenggaraan acara bertaraf internasional ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik kawasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata daerah.
“Kami ingin menghadirkan Victoria Square sebagai ruang pertemuan budaya, komunitas, dan bisnis. Kehadiran ajang internasional seperti Meet & Greet Miss Japan 2026 menjadi bukti bahwa Tangerang memiliki potensi besar sebagai tuan rumah kegiatan berskala global,” ujarnya.
Acara ini menghadirkan sejumlah perwakilan pageant Jepang, di antaranya Yuki Dozono, Sadia Nagatori, Risa Takahashi, Megumi Ikegami, Mami Kiyama, Lena Takeuchi, Keine Konatsuzaki, Izumi Nishida, Alisa Arai, Alina Ito, hingga Aya Kiyota.
Miss Supranational Japan 2025, Nao Kawada, mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat Indonesia, khususnya Tangerang, dalam menyambut kegiatan pertukaran budaya ini.
Baca juga: Film "Para Perasuk" tembus Sundance 2026 kategori prestisius
Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi kecantikan, tetapi juga menjadi sarana mempererat persahabatan antara masyarakat Indonesia dan Jepang.
“Saya merasakan sambutan yang sangat hangat dari masyarakat Indonesia. Melalui kegiatan ini, kami bisa saling mengenal budaya, tradisi, dan memperkuat hubungan persahabatan kedua negara,” kata Nao.
Sementara itu, National Director Pageant Japan, Aya Kiyota, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas kolaborasi internasional dalam industri pageant dan promosi budaya.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri kreatif dan budaya yang dapat di kolaborasi dengan Jepang.
“Kami melihat Indonesia, khususnya Tangerang, memiliki komunitas kreatif yang sangat aktif. Kegiatan ini menjadi jembatan kerja sama budaya sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang industri kreatif dan pageant internasional,” ungkap Aya.
Selain sesi meet and greet dan foto bersama, kegiatan ini juga dimeriahkan berbagai pertunjukan budaya, termasuk Tari Lenggang Cisadane yang dibawakan secara kolaboratif oleh berbagai komunitas dan organisasi di Kota Tangerang.
Baca juga: Onad disebut telah disetujui untuk direhabilitasi
Acara ini juga melibatkan sejumlah institusi pendidikan, komunitas, serta pelaku UMKM yang turut memamerkan produk kreatif lokal. Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut menjadikan kegiatan ini sebagai ruang kolaborasi lintas sektor.
Kegiatan Meet & Greet Miss Japan 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian program Safari Bazaar yang akan kembali digelar pada 6–7 Maret 2026 di Victoria Square Tangerang. Program ini bertujuan mendukung pertumbuhan UMKM, membuka lapangan kerja, serta mendorong perkembangan industri kreatif, khususnya bagi generasi muda.
Melalui kegiatan ini, Victoria Square berharap dapat terus menjadi pusat kolaborasi budaya internasional sekaligus penggerak ekonomi kreatif yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Baca juga: Aktris Korea Kang Seo Ha meninggal dunia di usia 31 tahun
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026