Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kota Tangerang, Provinsi Banten mulai mempercepat realisasi pembebasan lahan sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Angke yang ditargetkan berjalan pada akhir tahun ini.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni di Tangerang, Rabu, mengatakan pembebasan lahan untuk menunjang optimalisasi normalisasi Kali Angke dalam jangka panjang.
Pemkot Tangerang akan merealisasikan normalisasi dalam bentuk pembangunan turap sepanjang 3,5 kilometer di sisi kanan dan kiri atau totalnya sekitar tujuh kilometer di sepanjang kawasan bantaran Kali Angke yang selama ini sering tergenang banjir setiap tahun.
”Kami sudah mulai menyosialisasikan dan melakukan survei lapangan untuk mematangkan rencana normalisasi jangka panjangnya," ujarnya.
Baca juga: Atasi banjir, Pemkot Tangerang bebaskan lahan sekitar Kali Angke
Pihaknya juga mulai fokus mengumpulkan data administrasi dan pengurukan petak bidang yang akan dibebaskan sehingga bisa mulai disiapkan pada akhir tahun ini, sekaligus tahun depan turap bisa mulai dibangun pemerintah pusat.
"Rencana besar ini mulai disiapkan dari awal setelah terakhir kali rencana pembebasan pernah dijajaki pada 10 tahun silam,” katanya.
Selain itu, Dinas PUPR Kota Tangerang telah menerjunkan alat berat untuk normalisasi Kali Angke di Graha Raya menuju Jembatan Pondok Bahar dalam mengantisipasi banjir musim hujan.
Kegiatan normalisasi berupa pengerukan dari kawasan Graha Raya hingga Bendungan Polor Petir yang setiap tahun terdampak luapan Kali Angke
Normalisasi ini, katanya, bagian dari penanganan bersama yang sedang dijalankan Pemkot Tangerang, Pemprov Banten, dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane.
”Kami dalam menghadapi puncak musim penghujan pada akhir tahun ini mulai memfokuskan normalisasi Kali Angke sebagai kawasan prioritas penanganan," kata Taufik.
Baca juga: Cegah banjir, Pemkot Tangerang keruk kali tambah kapasitas tampung air
