Serang (ANTARA) - Polda Banten menyiagakan layanan Call Center 110 untuk memperkuat respons cepat menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Banten pada akhir tahun 2025.
Pelaksana harian Kabidhumas Polda Banten AKBP Meryadi mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banten yang memprediksi potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, bahkan berpeluang lebat disertai kilat dan angin kencang di beberapa daerah.
“Layanan Call Center 110 kami siagakan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan penanggulangan bencana,” ujar Meryadi di Kota Serang, Rabu.
Baca juga: Polda Banten imbau warga rayakan Tahun Baru dengan aman
Ia menjelaskan, pada siang hari cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang di wilayah Cipanas, Muncang, Sajira, Maja, Rangkasbitung, Cikulur, Cibeber, Sobang, Curug Bitung, Pandeglang, Cadasari, Karang Tanjung, Koroncong, Majasari, Waringinkurung, Petir, Baros, Ciomas, Pabuaran, Padarincang, Anyar, Cinangka, Mancak, Gunung Sari, Cilegon, Serang, Cisoka, Balaraja, Tigaraksa, Panongan, Jambe, Curug, Pagedangan, Cisauk, Tangerang, Ciputat, dan Serpong.
“Pada malam hari hingga dini hari, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan, serta hujan sedang yang berpeluang terjadi di wilayah Cigeulis, Panimbang, Angsana, Labuan, Menes, Saketi, Jiput, Cisata, Patia, Carita, Sindangresmi, dan Pulosari,” kata Meryadi.
BMKG mencatat suhu udara di wilayah Banten berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan 65 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah barat hingga utara dengan kecepatan 5 hingga 45 kilometer per jam.
Baca juga: Satbrimob Polda Banten evakuasi warga terdampak longsor di Cibeber Lebak
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir serta angin kencang di sebagian besar wilayah Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang bagian tengah dan selatan, Kota Cilegon, Kota Serang, Kabupaten Tangerang bagian selatan, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.
Menyikapi kondisi tersebut, Polda Banten mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya warga yang tinggal di wilayah rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang. Masyarakat juga diingatkan untuk menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir serta memastikan keamanan instalasi listrik di lingkungan sekitar.
Pengendara kendaraan bermotor diminta mengutamakan keselamatan dengan menyesuaikan kecepatan dan menepi di tempat aman apabila hujan lebat menyebabkan jarak pandang terbatas.
Polda Banten juga mengajak masyarakat memanfaatkan Call Center 110 untuk melaporkan situasi darurat akibat cuaca ekstrem maupun kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Baca juga: Dukung program Makan Bergizi Gratis, Polda Banten bangun 49 SPPG
