Serang, Banten (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) berbasis bus untuk melayani rute Kota Serang hingga Kabupaten Serang.
Gubernur Banten Andra Soni di Kota Serang, Rabu, mengatakan program ini akan menjadi tonggak baru transportasi publik yang lebih nyaman dan terjangkau.
Menurut dia, peluncuran tahap awal SAUM dilakukan melalui satu koridor yang menghubungkan pusat Kota Serang dengan kawasan pendidikan Untirta baru.
"Insya Allah bertahap untuk melayani wilayah dari Kota Serang sampai dengan Kabupaten Serang, Untirta yang baru," kata dia.
Baca juga: Besok, Pemkot Tangerang gratiskan naik angkot Si Benteng-Bus Tayo
Andra menyebut program ini bagian dari upaya menghadirkan layanan transportasi yang aman dan nyaman.
"Harapannya tentu insan transportasi di Banten dapat memberikan keamanan, kenyamanan kepada masyarakat pengguna transportasi," ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan Banten Tri Nurtopo menambahkan SAUM akan direalisasikan setelah penyelesaian anggaran perubahan.
"Mudah-mudahan saya berharap tanggal 5 (Oktober) ulang tahun Banten sudah bisa diluncurkan,” jelasnya.
Pada tahap awal, hanya tersedia dua unit bus besar untuk mengoperasikan lintasan perdana.
"Kita satu baru, baru satu lintas saja. Dua sementara, dua," ucap Tri.
Baca juga: Angkutan sekolah gratis di Tangerang sudah dimanfaatkan 12.000 pelajar
Tri menyebut SAUM sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi publik yang terjangkau di Serang Raya, wilayah dengan aktivitas pendidikan, pemerintahan, dan bisnis yang terus tumbuh.
Menurutnya, sistem bus massal akan mengurangi ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi, menekan polusi, sekaligus menambah aksesibilitas bagi pelajar dan pekerja.
Dengan adanya layanan ini, pemprov berharap masyarakat dapat lebih mudah beraktivitas sekaligus mendorong perbaikan kualitas lingkungan kota.
Baca juga: Tarik minat wisatawan, Pemkot Serang dan DAMRI rancang bus wisata
