Serang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bekerja sama dengan Perusahaan Umum (Perum) DAMRI merancang pengadaan bus wisata kota sebagai upaya mendongkrak sektor pariwisata dan menciptakan daya tarik baru di ibu kota Provinsi Banten.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang Zeka Bachdi, di Serang, Rabu, mengungkapkan bahwa program ini terinspirasi dari keberhasilan bus wisata di Jakarta dan bertujuan untuk memperkuat identitas Serang sebagai kota ramah wisatawan.

"DAMRI ingin membuka trayek untuk mendukung pariwisata di Kota Serang, salah satunya dengan menyiapkan armada untuk city tour ke beberapa objek pariwisata," katanya.

Baca juga: Wali Kota Serang ingatkan Damri buka loket di dalam Terminal Pakupatan

Meskipun demikian, Zeka mengakui tantangan utama program ini adalah minimnya destinasi wisata publik di dalam kota yang mampu menjadi magnet kuat bagi wisatawan.

Saat ini, rute bus masih dalam tahap pembahasan bersama DAMRI. Rencananya, titik awal perjalanan akan dimulai dari Terminal Pakupatan kemudian melewati Gedung Juang, Masjid Agung, hingga menuju kawasan Banten Lama.

"Rutenya masih belum final, tapi gambarannya seperti itu," ujarnya lagi.

Baca juga: Trans Banten siap beroperasi, dimulai dari Kota Serang

Zeka menambahkan bahwa telah mengajukan permintaan sebanyak lima unit bus yang didesain khusus untuk pariwisata, bukan bus angkutan biasa, demi kenyamanan dan daya tarik visual bagi pengunjung.

"Jadi nanti mobilnya bukan bus biasa, khusus untuk pariwisata. Kami minta lima bus nantinya yang beroperasi di Kota Serang," katanya pula.

Kehadiran bus wisata ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) melalui peningkatan retribusi dari jumlah kunjungan wisatawan.

"Hakikatnya, program ini adalah dalam rangka mendongkrak pariwisata yang ada di Kota Serang," kata dia lagi.

Baca juga: PLN Banten siapkan posko siaga SPKLU sepanjang jalur Trans Jawa-Sumatera



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026