Serang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggandeng Puteri Indonesia 2026, Agnes Aditya Rahajeng, untuk berkolaborasi memperkuat tiga pilar utama pembangunan daerah, yakni pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, serta promosi pariwisata.

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Gubernur Banten, Andra Soni, dan Agnes Aditya Rahajeng, yang turut didampingi oleh Ketua Umum Yayasan Puteri Indonesia, Prof. Wardiman Djojonegoro, di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Andra Soni menyoroti tantangan disparitas akses pendidikan di wilayahnya, terutama pada daerah dengan kapasitas fiskal rendah. Menurutnya, pendidikan merupakan jalan utama untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan daya saing masyarakat.

"Sebagai wujud komitmen, Pemprov Banten telah meluncurkan program sekolah gratis untuk SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) swasta yang pada 2025 telah menjangkau 801 sekolah. Kita terus berikhtiar agar tidak ada anak Banten yang tertinggal," kata Andra.

Baca juga: Wakil Banten Agnes Aditya Rahajeng dinobatkan jadi Puteri Indonesia 2026

Ia berharap kehadiran Puteri Indonesia dapat menjadi jembatan komunikasi yang menginspirasi generasi muda Banten untuk terus belajar.

Selain pendidikan, Gubernur juga menekankan pentingnya menekan angka kekerasan terhadap perempuan. Andra menegaskan bahwa Banten memiliki pekerjaan rumah besar untuk memastikan wilayahnya menjadi rumah yang aman bagi semua, khususnya perempuan dan anak.

Menanggapi hal tersebut, Puteri Indonesia 2026, Agnes Aditya Rahajeng, menyatakan komitmen dan kesiapan nya untuk berkolaborasi menggaungkan ketiga pilar strategis tersebut.

"Ini sebuah kehormatan bagi saya bisa bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk terus menyuarakan bahwa tiga pilar utama itu adalah hal yang sangat penting," ujar Agnes.

Baca juga: Ini sosok Puteri Indonesia 2026 Agnes Aditya Rahajeng

Agnes, yang telah menetap di Tangerang Selatan selama hampir satu dekade, merasa telah menjadi bagian dari Banten. Perjalanannya sebagai Puteri Indonesia juga membawanya mengenal lebih dekat potensi daerah, seperti saat mengunjungi Suku Badui, Keraton Kaibon, hingga Pantai Cibobos.

"Saya melihat langsung ketangguhan masyarakat Badui menjaga harmoni dengan alam, dan itu sangat menginspirasi. Harapannya, saya bisa ikut mempromosikan budaya dan pariwisata Banten agar menjadi pilihan utama di Indonesia," tuturnya.

Baca juga: Puteri Indonesia Kathy Monica Kabe diminta angkat potensi Banten ke kancah internasional



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026