Serang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Banten bersama Gerakan Banten Teduh, Tangerang Sejuk menanam 5.000 pohon di wilayah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang sebagai upaya mitigasi lingkungan dan pengurangan risiko bencana.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan penanaman pohon menjadi langkah konkret pelestarian alam yang berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan hidup, terutama di kawasan bantaran sungai dan saluran irigasi.
“Alhamdulillah Pemprov Banten bersama Gerakan Banten Teduh, Tangerang Sejuk yang diinisiasi rekan-rekan penggiat lingkungan hidup, kita tanam 5.000 pohon, di antaranya pohon ketapang kencana dan mahoni di bantaran Sungai Cisadane, anak Sungai Cisadane hingga saluran irigasi sebagai bentuk nyata pelestarian alam dan mitigasi bencana,” ujar Andra Soni dalam keterangannya di Kota Serang, Minggu.
Baca juga: Pemprov Banten dukung Gerakan Banten Teduh, Tangerang Sejuk
Ia menilai penanaman pohon tidak hanya berfungsi sebagai penghijauan, tetapi juga berperan dalam mengurangi jejak karbon, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menekan potensi banjir dan degradasi lingkungan.
Menurut Andra, gerakan tersebut merupakan bagian dari Program Bang Kali Andra atau Program Pembangunan Gerakan Kelola Lingkungan Daerah Sejahtera yang mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Gerakan Banten Teduh, Tangerang Sejuk merupakan implementasi dari Program Bang Kali Andra. Semoga kesadaran kolektif ini menjadi langkah awal untuk kita bersama menjaga dan merawat lingkungan, dan Insya Allah dapat berkelanjutan,” katanya.
Baca juga: Pemkot Tangerang galakkan gerakan tanam pohon awal Desember
Pemprov Banten, lanjut Andra, berkomitmen mendukung berbagai inisiatif komunitas dan penggiat lingkungan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan bencana ekologis.
Sementara itu, Inisiator Gerakan Banten Teduh, Tangerang Sejuk Ade Yunus menyatakan optimisme bahwa kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat dapat memperkuat upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
“Dukungan Pemprov Banten sangat berarti, sebagai langkah awal ikhtiar bersama untuk masa depan Banten hijau, sejuk, dan sehat,” ujar Ade Yunus.
Gerakan penanaman pohon tersebut diharapkan menjadi pemicu lahirnya aksi serupa di wilayah lain di Banten, sekaligus memperkuat kesadaran publik terhadap pentingnya perlindungan lingkungan hidup.
Baca juga: DPRD dukung Wali Kota Tangerang soal gerakkan warga tanam pohon
