Tangerang (ANTARA) - DPRD Kota Tangerang, Provinsi Banten, mendukung langkah Wali Kota Tangerang Sachrudin yang menginstruksikan seluruh camat dan lurah dalam menggerakkan partisipasi aktif warga dalam merawat pohon yang telah ditanam dan memastikan gerakan ini terus berlanjut.
"Satu pohon yang ditanam hari ini adalah napas dan harapan untuk masa depan. Maka itu gerakan penghijauan harus dimasiffkan,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto di Tangerang Senin.
Turidi mengatakan setiap pohon yang ditanam ke depannya akan berbuah. Jadi, selain dapat bermanfaat sebagai penghijauan dan menambah oksigen di wilayah sekitar, juga dapat sebagai bagian dari ketahanan pangan dengan buah-buahan yang dihasilkan.
"Kami berharap kegiatan penghijauan dapat dilakukan oleh seluruh masyarakat Kota Tangerang, sehingga polusi di Kota Tangerang juga dapat teratasi dengan banyaknya sumber penghasil oksigen yang baru," ujarnya.
Baca juga: Gubernur Banten tanam mangrove bersama PLN di momen HMPI 2025
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan penghijauan tidak boleh dianggap sebagai kegiatan seremonial, melainkan bagian dari gerakan moral yang harus dijalankan secara berkelanjutan.
"Gerakan ini adalah sedekah bumi, bentuk rasa syukur kita kepada alam. Lingkungan yang sehat adalah hak kita semua, dan menjaga serta merawatnya adalah kewajiban bersama,” ujar Sachrudin.
Ia menyampaikan bahwa pohon memiliki peran vital dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan peningkatan kualitas udara di perkotaan.
"Menanam hari ini, kita memanen kehidupan untuk anak cucu nanti. Pohon memberi oksigen, kesejukan, keteduhan, dan menjaga keseimbangan lingkungan. Ini adalah investasi jangka panjang,” uarnya.
Baca juga: BBWSC3 perkuat konservasi Sungai Cibanten lewat tanam pohon
