Serang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni menindaklanjuti laporan warga mengenai jembatan bambu Leuwi Panjang yang menghubungkan Desa Binong dan Desa Sindang Mulya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, yang kerap roboh saat banjir.
Andra di Kota Serang, Jumat, mengatakan menurut keterangan warga setempat, jembatan tersebut sudah roboh tiga kali akibat banjir dan selalu dibangun ulang secara swadaya oleh masyarakat.
Jembatan tersebut sangat penting bagi anak-anak sekolah dan warga yang beraktivitas lintas desa. Namun, saat musim hujan, akses menjadi sangat sulit dilewati.
“Kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lebak terkait dengan ini. Insya Allah setiap aspirasi pasti akan kita pertimbangkan dan kita kaji sesuai dengan kebutuhannya,” ujarnya.
Baca juga: Gubernur Andra Soni pada 9.709 PPPK ingatkan untuk jadi pelayan publik
Andra sempat mengunjungi lokasi jembatan bambu tersebut pada Kamis (31/7).
Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen mengkaji kebutuhan infrastruktur dasar seperti ini agar mobilitas dan keselamatan warga desa tetap terjaga, kata dia.
Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan pihaknya segera melakukan evaluasi teknis untuk merancang jenis konstruksi yang sesuai dengan kondisi geografis wilayah tersebut.
“Kami akan koordinasikan juga dengan Pemkab Lebak. Kita juga nanti lihat apakah dari Kabupaten Lebak sudah mendesain kaitan dengan konstruksinya,” ujar dia.
Baca juga: Sekolah Rakyat prioritas Presiden Prabowo untuk cetak generasi emas
