Serang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, memastikan siap mendukung penuh perjalanan dan keberlangsungan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan dan akses pasar.
Bupati Serang, Ratu Rachmatu Zakiyah, di Serang, Rabu, mengatakan, dukungan ini diwujudkan dengan menciptakan ekosistem usaha yang kondusif, mempermudah akses permodalan, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para wirausahawan lokal.
"Kegiatan pelatihan ini merupakan bukti nyata komitmen Pemkab Serang dalam mewujudkan visi serang bahagia," katanya saat membuka pelatihan kewirausahaan bagi usaha mikro angkatan keenam 2025.
Baca juga: Pemkab Serang dukung UMKM naik kelas lalui pameran Dekranas Expo
Ia meyakini, dengan menguatkan sektor usaha mikro, dampaknya tidak hanya meningkatkan pendapatan individu, tetapi juga mampu mempercepat pemerataan ekonomi dan menekan angka kemiskinan di Kabupaten Serang.
“Saya optimis, melalui pelatihan ini akan lahir lebih banyak wirausahawan tangguh dan inovatif yang akan menjadi pilar ekonomi Kabupaten Serang," imbuhnya.
Zakiyah menekankan bahwa usaha mikro merupakan urat nadi perekonomian daerah. Karena UMKM sebagai motor penggerak yang menciptakan lapangan kerja, menggerakkan roda ekonomi di tingkat desa, dan berkontribusi secara langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat luas.
"Saya percaya, di setiap desa tersembunyi potensi-potensi wirausaha yang luar biasa, siap untuk bangkit dan berkembang," ucapnya.
Baca juga: BI resmikan Koperasi Jawara, kanal pemasaran produk khas Banten
Meskipun demikian, ia memahami bahwa para pelaku usaha mikro seringkali menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan modal, akses pasar, hingga yang paling krusial, yakni keterampilan manajerial.
"Di sinilah peran pemerintah hadir melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik ini, kita berinvestasi pada sumber daya manusia, memberikan pelatihan yang komprehensif agar bapak dan ibu sekalian tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berinovasi dan bersaing,” paparnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret lainnya, Zakiyah menambahkan bahwa pemerintah daerah akan selalu berupaya melibatkan para pelaku UMKM dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemkab Serang.
"Sehingga semua UMKM bisa memberikan serta menghasilkan sesuatu dari kegiatan yang ada di pemerintah,” tambahnya.
Baca juga: Kementerian UMKM promosikan batik khas Tangerang di platform digital
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak para peserta untuk menjadikan pelatihan ini sebagai titik tolak untuk meraih kesuksesan yang lebih besar.
"Jadilah agen perubahan di komunitas, inspirasi bagi tetangga dan kerabat, bahwa dengan semangat dan ilmu, usaha mikro pun bisa mendunia," tandas nya.
Sementara itu, Sekretaris Diskoumperindag Kabupaten Serang, Shinta Asfilian Harjani, mengatakan bahwa pelatihan angkatan keenam ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari Kecamatan Anyer, Cinangka, Padarincang, dan Mancak.
"Jika ditotal dari angkatan satu sampai enam, kita sudah melaksanakan pelatihan bagi 300 peserta UMKM. Tujuannya untuk pembekalan mengenai pengelolaan UMKM, pengemasan, pemasaran, kewirausahaan, dan permodalan,” ujarnya.
Baca juga: Plaza Banten catat kenaikan transaksi digital penjualan UMKM lokal
