Serang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten mematangkan persiapan dan koordinasi lintas daerah untuk menyukseskan Festival Anyer-Panarukan yang digagas bersama Pemkab Situbondo, Jawa Timur, sebagai upaya mendongkrak perekonomian daerah.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah di Serang, Selasa, menyambut positif kolaborasi tersebut dan segera melakukan langkah strategis untuk mengonsolidasikan rencana kegiatan yang menghubungkan ujung barat dan timur Pulau Jawa ini.
"Tentu saya secara pribadi dan pemerintah daerah menyambut baik kegiatan ini, apalagi dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah kami. Untuk persiapan awal, kami akan melakukan koordinasi dan konsolidasi secara intensif dengan Kabupaten Situbondo," ujarnya.
Ia menjelaskan festival ini bukan sekadar acara seremonial, namun ditargetkan memberikan dampak ganda bagi masyarakat, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan pengembangan UMKM.
Baca juga: Kunjungan wisata ke Banten saat Natal-tahun tembus 700 ribu orang
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengungkapkan inisiatif ini berawal dari diskusi panjang bersama Gubernur Banten Andra Soni dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto.
Dia menjelaskan Anyer-Panarukan (Jalan Raya Pos) artefak sejarah yang memiliki peran vital dalam pertumbuhan ekonomi Pulau Jawa hingga saat ini, sehingga perlu dihidupkan kembali melalui program yang kreatif.
"Festival Anyer-Panarukan ini bukan hanya event sesaat, tetapi program bertahun-tahun yang akan ada setiap tahunnya. Rencananya digelar Agustus bertepatan dengan HUT Situbondo dan Oktober saat HUT Kabupaten Serang," katanya.
Sejumlah rencana kegiatan yang dibahas, meliputi olahraga fun run, wisata religi, hingga wacana pertukaran santri mengingat kedua daerah merupakan basis pesantren.
Selain itu, kedua daerah menjajaki peluang barter komoditas unggulan, seperti surplus gula dari Situbondo untuk memenuhi kebutuhan di Serang.
Baca juga: 11.319 peserta BPJS PBI di Kota Serang dinonaktifkan
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026