Serang (ANTARA) - Provinsi Banten tengah menyiapkan atlet-atlet pencak silat yang tangguh dan bermental juara melalui ajang Kejuaraan Pencak Silat Championship 2026 Satria Muda Indonesia (SMI) Komda Banten Cup II yang digelar di Gedung Graha Pancasila, Kabupaten Pandeglang, Kamis.
Gubernur Banten, Andra Soni, dalam keterangannya, di Serang, Kamis, mengatakan untuk melahirkan pesilat tangguh, para atlet harus memiliki kedisiplinan dan menanamkan semangat pantang menyerah dalam mencapai tujuan terbaik.
"Kalau jatuh, bangkit. Jatuh, bangkit lagi. Jatuh lagi, bangkit lagi. Itu yang selalu dipesankan oleh Bapak Presiden Pak Prabowo Subianto untuk terus berjuang," ungkapnya.
Baca juga: Presiden Prabowo bicara pencak silat dapat dipertandingkan di Olimpiade
Menurut Andra, pencak silat bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembentukan karakter generasi muda. Olahraga bela diri ini melestarikan nilai-nilai luhur budaya bangsa seperti disiplin, keberanian, pengendalian diri, dan rasa hormat.
Ia menegaskan bahwa disiplin merupakan kunci utama bagi seorang atlet untuk menutupi kekurangan dan meraih prestasi maksimal.
"Salah satu cara kita untuk mengejar ketertinggalan dan mempertipis kelemahan itu adalah dengan disiplin. Kalau tidak pernah latihan, tidak mungkin juara," katanya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengapresiasi keberadaan Perguruan Pencak Silat SMI yang telah aktif sejak 1986 dan didirikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, sebagai wadah pembinaan kesatria yang sportif dan pejuang.
Upaya mencetak pesilat tangguh ini diamini oleh Ketua Perguruan Pencak Silat SMI Komda Provinsi Banten, Habibi Haliburton. Ia menyatakan bahwa para pemenang dari ajang tingkat daerah ini akan langsung dipersiapkan untuk melangkah ke tingkat nasional.
"Setelah kita data, nanti kita kumpulkan dalam pemusatan pelatihan Provinsi Banten dan kita siapkan untuk menghadapi Kejuaraan Nasional SMI di Sentul, Bogor pada bulan Juni 2026," ujar Habibi.
Baca juga: Pemkab Serang beri pendampingan psikologis korban pelecehan guru silat
Guna memastikan kualitas atlet yang terpilih benar-benar teruji, Ketua Harian DPP Perguruan Pencak Silat SMI Erizal Chaniago secara khusus meminta jajaran juri dan wasit untuk bekerja secara profesional dan tidak memihak.
"Saya harap dengan pertandingan ini dapat menunjukkan Banten sebagai gudangnya atlet pencak silat. Selamat bertanding, jaga kesehatan dan sportivitas," pungkas Erizal.
Sebagai informasi, Kejuaraan Pencak Silat Championship 2026 SMI Komda Banten Cup II ini diikuti oleh 343 peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Banten. Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Umum KONI Provinsi Banten Agus Rasyid, Kadispora Provinsi Banten Akhmad Syaukani, serta perwakilan IPSI Banten.
Baca juga: Gubernur Andra Soni dorong pencak silat berperan dalam pelestarian budaya
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.