Tangerang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan di seluruh kabupaten/kota untuk aktif membantu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
"Kami mendorong agar kepala daerah bisa menginstruksikan Dinkes agar proaktif sehingga SPPG bisa memiliki SLHS," kata Gubernur Andra Soni usai meninjau SPPG di Neglasari, Kota Tangerang, Kamis.
Namun demikian Andra menekankan agar proses mengurus SLHS sesuai dengan aturan yang berlaku agar standar yang ditetapkan dapat terjaga dengan baik. Pasalnya hal ini berkaitan dengan mutu makanan yang diberikan kepada anak-anak sekolah sehingga hal-hal yang dapat menimbulkan masalah bisa diantisipasi.
Baca juga: 63 SPPG di Kabupaten Tangerang belum miliki SLHS
Tak hanya itu dorongan mengenai SLHS ini merupakan tindak lanjut arahan dari Presiden Prabowo agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan tetap memperhatikan aspek kesehatan dan lainnya.
"Kami ingin Program MBG di Banten ini berjalan dengan maksimal sesuai instruksi Presiden dalam rangka memenuhi gizi bagi anak-anak," ujarnya.
Sementara itu Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan terdapat 12 SPPG yang melayani MBG dan beberapa diantaranya sudah memiliki SLHS.
"Bagi yang lainnya, kami terus mendorong agar memenuhi standar hygiene sesuai pengawasan Dinkes dan ahli gizi,” kata Wali Kota Tangerang Sachrudin.
Sachrudin menekankan pentingnya pengawasan terhadap Program MBG agar kualitas dan keamanannya tetap terjaga, terutama menyusul sejumlah kasus keracunan di sejumlah daerah.
"Kami mendorong semua pelaku usaha untuk segera mengurus SLHS sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kesehatan masyarakat," katanya.
Baca juga: Sejumlah SPPG di Kota Tangerang sudah miliki SLHS
