Lebak (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten buka layanan 24 selama Lebaran 2025 dengan menyiagakan ratusan tenaga medis.
"Kita tetap mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, meski hari raya," kata Direktur RSUD Adjidarmo Rangkasbitung dr Budi Mulyanto di Lebak, Minggu.
Petugas medis RSUD Adjidarmo Rangkasbitung siaga untuk mengatasi pasien berbagai penyakit, gawat darurat, kasus kejadian luar biasa (KLB) serta kecelakaan lalu lintas selama Lebaran, sedangkan layanan perawatan jalan libur.
Biasanya, katanya, jumlah pasien selama Lebaran meningkat akibat makan berlebihan, tanpa memperhatikan kebersihan atau higienis.
Baca juga: Jelang Lebaran, stok darah di Lebak Banten jelang menipis
Kebanyakan pasien itu, katanya, mengalami gejala gangguan pencernaan, seperti diare dan keracunan makanan.
Begitu juga kasus angka kecelakaan lalu lintas selama Lebaran, katanya, biasanya cenderung meningkat, terutama pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat.
Umumnya, ujar dia, kecelakaan lalu lintas itu akibat kelelahan pengemudi setelah menempuh perjalanan jauh.
RSUD Adjidarmo Rangkasbitung memberikan pelayanan selama Lebaran karena merupakan komitmen pihak rumah sakit
Para petugas medis bekerja optimal untuk melayani masyarakat yang mengalami kasus penyakit dan kecelakaan.
"Kami melayani selama Lebaran 24 jam dengan sistem piket khusus, juga berbeda dengan hari biasa," katanya.
Baca juga: MUI Lebak imbau masyarakat rayakan Lebaran dengan sederhana
Pihaknya menyiagakan dokter jaga di unit gawat darurat (UGD) dan dokter ruangan perawatan yang mulai bertugas pada H-6 hingga H+6 Lebaran. Mereka selalu siap melayani masyarakat. Dokter spesialis ortopedi , dokter bedah, dan dokter kandungan juga disiagakan.
Apalagi, katanya, RSUD dr Adjidarmo Rangkasbitung sebagai rumah sakit rujukan dari 44 puskesmas di Kabupaten Lebak.
Pihaknya menyediakan ruangan tambahan jika terjadi lonjakan jumlah pasien agar dapat terlayani dengan cepat oleh tenaga medis.
"Kami yakin dokter dan para medis bekerja keras untuk menolong jiwa pasien itu," katanya.
Baca juga: BPBD Lebak petakan daerah rawan bencana selama Lebaran 2025
