Tangerang (ANTARA) - Pengembang properti Paramount Petals bersama Pemkab Tangerang berkolaborasi dalam upaya pengentasan stunting di Kecamatan Curug sepanjang 2025 diantaranya menyalurkan bantuan alat kesehatan ke sejumlah PAUD guna membantu kader kesehatan memantau tumbuh kembang anak usia dini serta mendeteksi dini risiko stunting, malnutrisi, hingga obesitas.
"Kami juga libatkan Bethsaida Hospital memberikan edukasi perbaikan gizi anak serta demo menu makanan sehat sederhana untuk balita. Lalu dilanjutkan penyaluran bantuan makanan tinggi gizi serta monitoring kesehatan melalui Puskesmas Curug kepada 15 balita terindikasi stunting yang berdomisili di Desa Cukanggalih dan Desa Kadu," kata Norman Daulay, Direktur Paramount Land
Upaya lain dalam pengentasan stunting adalah pelatihan Pemantauan Tumbuh Kembang Balita bagi 80 orang kader dari 16 posyandu di Desa Kadu.
Baca juga: Polda Banten bangun 64 SPPG untuk cegah stunting
Program dilanjutkan dengan pemberian bantuan makanan tinggi gizi tahap kedua serta monitoring kesehatan selama tiga bulan melalui Puskesmas Curug kepada 19 balita terindikasi stunting, yang berlangsung hingga November 2025.
"Melalui program penyaluran makanan tinggi gizi, para penerima manfaat merasakan dampak positif pada pertumbuhan balita yang terindikasi stunting," katanya.
Reny, warga Kampung Sempur, Desa Kadu, menyampaikan bahwa meskipun sebelumnya telah memberikan asupan bergizi dan vitamin, perubahan signifikan baru dirasakan setelah anaknya mendapatkan bantuan makanan tinggi gizi seperti susu dan buah-buahan, yang meningkatkan berat badan serta nafsu makannya.
Sofianti, kader posyandu Desa Kadu mengatakan program ini adalah langkah nyata yang memberikan manfaat, seperti membantu kader posyandu dalam mendata balita terindikasi stunting, memberikan edukasi kepada orang tua maupun kader kesehatan, serta menyalurkan bantuan makanan, dengan hasil nyata yang terbukti dari kenaikan berat badan anak-anak penerima manfaat.
Karti, kader posyandu Desa Cukanggalih menambahkan stunting merupakan masalah kompleks akibat berbagai hal, terutama kurangnya edukasi tentang makanan tinggi gizi.
Baca juga: Akses tol KM25 Jakarta-Merak ditarget beroperasi pertengahan tahun
