Serang (ANTARA) - Seorang warga lanjut usia (lansia) meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan material rumahnya yang roboh di Lingkungan RT 02 RW 19, Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten.

Camat Serang Basuni di Serang, Senin, membenarkan peristiwa nahas tersebut. Ia menjelaskan bahwa insiden terjadi saat korban yang berusia 80 tahun sedang berada di dalam rumah melaksanakan ibadah Shalat Maghrib pada Minggu (1/2).

"Kejadian saat korban pas Shalat Maghrib, tiba-tiba rumah roboh. Warga berinisiatif langsung mencari korban di reruntuhan puing dan membawanya ke klinik, namun dinyatakan meninggal dunia," ujar Basuni.

Basuni menuturkan rumah tersebut dihuni oleh lima orang anggota keluarga. Namun saat kejadian berlangsung, korban terjebak di dalam bangunan yang terbuat dari batu bata merah tersebut. Diduga, struktur bangunan sudah rapuh sehingga ambruk saat diterpa hujan lebat.

Baca juga: Polisi bantu koordinasi penanganan rumah roboh di Tangerang

Ia mengungkapkan cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Serang belakangan ini berdampak cukup signifikan. Sepanjang tahun ini tercatat hampir 10 rumah di wilayah Kecamatan Serang mengalami kerusakan hingga roboh.

Terkait kejadian di Kaligandu, pihak kecamatan telah melaporkan data korban dan kerusakan kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang untuk mendapatkan penanganan segera.

Guna mengantisipasi kejadian serupa, Basuni menginstruksikan seluruh jajaran Lurah dan Ketua RT untuk lebih proaktif melakukan pendataan terhadap Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah masing-masing.

"Kami perintahkan ke lurah dan RT untuk mendata rumah tidak layak huni agar diusulkan untuk perbaikan, jadi jangan menunggu roboh dulu baru bertindak," ucap Camat Basuni.

Baca juga: Korban tertimpa plafon sekolah di Tangerang jadi 12 orang



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026