Serang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni menekankan komitmen pemerintah provinsi setempat terus memperluas dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan seluruh masyarakat setelah daerah itu meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Pratama dari BPJS Kesehatan.
"Kinerja kepala daerah salah satunya diukur dari kualitas pelayanan publik, khususnya pada sektor kesehatan,” ujarnya dalam keterangan di Kota Serang, Selasa.
Ia menjelaskan akses layanan kesehatan yang adil dan setara merupakan indikator penting kinerja pelayanan publik di daerah sehingga perlu dijaga secara berkelanjutan.
Baca juga: Cakupan UHC Kota Tangerang capai 100,71 persen
Pemprov Banten akan terus mendorong perluasan cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan agar seluruh warga dapat mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan.
“Cakupan kepesertaan harus terus diperluas agar seluruh rakyat Banten mendapatkan pelayanan kesehatan yang adil dan setara,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi fasilitas layanan kesehatan di Banten, termasuk rumah sakit dan fasilitas kesehatan tingkat pertama, agar seluruhnya terintegrasi dengan BPJS Kesehatan.
“Kami berharap seluruh fasilitas kesehatan dapat bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sehingga masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan,” ujarnya.
Baca juga: Banten prioritaskan pemerataan layanan kesehatan
Untuk meningkatkan kepesertaan, khususnya pada kelompok Penerima Bantuan Iuran (PBI), pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan bupati dan wali kota di seluruh wilayah itu.
“Koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota akan terus diperkuat agar kepesertaan aktif bisa ditingkatkan,” katanya.
Selain itu, ia mendorong BPJS Kesehatan terus memberikan edukasi yang jelas dan transparan kepada masyarakat terkait dengan hak dan kewajiban peserta.
“Masyarakat harus paham layanan apa saja yang ditanggung dan tidak ditanggung, supaya tidak terjadi kesalahpahaman,” ujarnya.
Baca juga: Gubernur Andra Soni tekankan konsep tanggung renteng biayai UHC
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyatakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program strategis nasional yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam waktu relatif singkat.
“Dalam kurun waktu 10 tahun, Indonesia mampu mencapai UHC. Ini merupakan capaian tercepat di dunia,” kata dia.
Berdasarkan data BPJS Kesehatan, Provinsi Banten meraih UHC Award 2026 kategori Pratama setelah mencapai 98 persen kepesertaan JKN dengan tingkat keaktifan peserta 80 persen pada 2025.
Baca juga: TP PKK Banten dorong edukasi HIV/AIDS berbasis keluarga
