Lebak (ANTARA) - Tim Pencarian dan Pertolongan atau SAR mencari warga Kabupaten Lebak, Banten tenggelam Sungai Ciujung, Senin (26/1) yang hingga kini belum ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau SAR Nasional (Basarnas) Banten Al Amrad di Lebak, Selasa, mengatakan pihaknya menerima laporan awal kejadian pukul 17.50 WIB dari Kepala Desa Cigoong Selatan, Ahmad Supendri.
Berdasarkan informasi tersebut, korban diketahui bernama Ikna (70) warga Selapajang Ujung, Desa Cigoong Selatan, Kabupaten Lebak.
Baca juga: Warga terseret banjir di Binuang Serang ditemukan meninggal
Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB saat korban menyeberangi Sungai Ciujung menggunakan batang pisang sebagai alat bantu.
Namun nahas, batang pisang tersebut terlepas, sementara korban diketahui tidak bisa berenang, sehingga terseret arus sungai dan tenggelam.
"Kami hingga laporan diterima, korban belum ditemukan," katanya menjelaskan.
Ia mengatakan, lokasi kejadian berada pada koordinat 6°24'00.2"S 106°11'12.9"E, dengan jarak sekitar 60,5 kilometer dari Kantor SAR Banten.
Baca juga: Nelayan yang hilang di Dermaga Karangantu Serang ditemukan meninggal
Tim Rescue Kantor SAR Banten sebanyak lima personel melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.
Mereka tim SAR dilengkapi dengan berbagai peralatan, di antaranya rescue car, rubber boat, peralatan SAR air, medis, komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Hingga saat ini, ujar dia, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dan pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim SAR di lapangan.
"Kami bekerja keras dan diharapkan hari ini korban bisa ditemukan," katanya.
Baca juga: 38 jenazah longsor Cisarua berhasil dievakuasi hingga hari ini
