Serang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni mendukung rencana Provinsi Banten menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia (PPBNI) Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026.
Hal tersebut sebagai upaya memperkuat citra daerah yang aman, kondusif, dan menjunjung nilai persatuan.
“Semoga berjalan dengan baik. Terima kasih agenda ini dilaksanakan di Provinsi Banten. Kami berharap kegiatan ini turut menjaga citra Provinsi Banten sebagai daerah yang aman dan kondusif,” kata Andra Soni saat menerima audiensi pengurus PPBNI di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa.
Baca juga: Optimalkan Program Banten Sehat, Andra Soni serap aspirasi rumah sakit
Andra mengatakan, Pemprov Banten mendukung pelaksanaan agenda nasional yang memiliki dampak positif, tidak hanya bagi internal organisasi, tetapi juga bagi masyarakat luas. Menurutnya, Munas PPBNI memiliki nilai strategis dalam memperkuat persatuan dan nilai-nilai kebangsaan.
“Pada prinsipnya, Pemprov Banten mendukung kegiatan-kegiatan positif yang mendorong persatuan, nasionalisme, serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Ia menilai keterlibatan organisasi kemasyarakatan dalam agenda kebangsaan juga berperan penting dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional, terutama dalam menjaga stabilitas sosial dan keharmonisan masyarakat.
Baca juga: Andra Soni kenang Tryana Sjam'un pejuang pendiri pembina generasi muda
Sementara itu, Ketua Umum PPBNI Tubagus Mochammad Oyim Munandar Sugriwa mengatakan audiensi tersebut bertujuan menyampaikan rencana teknis pelaksanaan Munas sekaligus membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten.
“Kami berencana menggelar kegiatan tersebut pada awal Februari 2026 dan bertempat di Provinsi Banten. Kami berharap adanya dukungan dan sinergi dari Pemprov Banten untuk menyukseskan agenda ini,” kata Oyim.
Pemprov Banten berharap pelaksanaan Munas PPBNI 2026 dapat berjalan tertib dan lancar serta memberikan kontribusi positif dalam memperkuat persatuan dan menjaga kondusivitas daerah.
Baca juga: Gubernur Banten resmikan Jalan Kopi untuk perkuat akses industri Jatake
