Lebak (ANTARA) - Pengelola Terminal Bus Mandala Kabupaten Lebak, Banten, menambah satu trayek bus antarkota antarprovinsi (AKAP) jurusan Cirebon dan Kuningan Jawa Barat untuk melayani pemudik pada angkutan Lebaran 2026.

Kepala Terminal Bus Mandala Kabupaten Lebak Muksin di Lebak , Kamis  mengatakan, penambahan trayek tersebut tentu memaksimalkan pelayanan bagi masyarakat yang hendak mudik Lebaran ke kampung halaman.

Penambahan dari satu perusahaan otobus (PO) baru Bus Gumirang dapat melayani jalur untuk wilayah Cirebon dan Kuningan sehingga dapat mengantisipasi lonjakan penumpang.

"Kita memiliki trayek AKAP sebanyak delapan trayek, termasuk penambahan satu perusahaan baru untuk jalur Cirebon - Kuningan," kata Muksin.

Baca juga: Mudik Lebaran, Terminal Pakupatan Serang tambah dua trayek bus AKAP

Menurut dia, pihaknya menyiapkan sebanyak 61 unit bus AKAP dengan delapan trayek dari lima perusahaan otobus.

Untuk bus AKAP melayani trayek Rangkasbitung - Bogor - Kalideres - Tanjung Priok - Bekasi- Bandung - Garut - Cirebon - Kuningan.

Selain itu juga sebanyak 12 unit bus melayani Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Angkutan Pedesaan (Angdes) sebanyak 25 unit.

Untuk kendaraan AKDP melayani jurusan wilayah Provinsi Banten dengan trayek Rangkasbitung- Tangerang - Serang-Merak-Bayah- Wanasalam-Labuan.

Selanjutnya, kendaraan Angkutan Desa ( Angdes) melayani untuk 28 kecamatan di Kabupaten Lebak.

"Kami memprediksi puncak penumpang arus mudik di sini pada H-2 sekitar 2.500-3.500 orang," katanya.

Baca juga: Polres Lebak siapkan delapan posko pengamanan mudik Lebaran

Untuk keselamatan dan kelancaran arus mudik 2026, kata dia, pihaknya berkoordinasi dengan semua pihak, termasuk kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan pengusaha otobus.

Selain itu, juga semua kendaraan angkutan arus mudik Lebaran laik beroperasi setelah menjalani pemeriksaan ramp check mulai rem, lampu, ban hingga kaca spion dan lainnya.

Begitu itu juga seluruh sopir angkutan mudik Lebaran dilakukan pemeriksaan narkoba.

"Kita melibatkan semua instansi untuk memberikan pelayanan mudik agar mereka aman, nyaman, lancar dan selamat sampai tujuan," kata Muksin.

Ujang ( 55) seorang pengemudi bus mengatakan, dirinya melayani trayek Rangkasbitung - Bekasi mulai hari ini pemudik tampak sepi, karena perusahaan belum memberikan tunjangan hari raya (THR).

"Kami membawa penumpang dari Bekasi menuju Rangkasbitung tampak sepi dan belum terlihat lonjakan pemudik," katanya.

Baca juga: Jaga keamanan musim mudik, Pemkot Tangerang minta camat perkuat sinergi



Pewarta: Mansyur suryana
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026