Lebak (ANTARA) - Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten melakukan pemeriksaan hewan kurban di Kabupaten Lebak guna memberikan jaminan kesehatan dan higienis saat Hari Raya Idul Adha 2026.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian Provinsi Banten Ari Mardiana di Lebak, Senin, mengatakan pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan di lapak-lapak penjualan ternak di wilayah Kabupaten Lebak.
Dari hasil pemeriksaan kesehatan itu, nantinya pedagang penjualan hewan ternak mendapatkan dokumen sertifikat terbebas penyakit hewan.
Sedangkan, jika hewan kurban mengalami sakit maka dilakukan isolasi sambil menjalani pengobatan.
Baca juga: Disnakeswan Lebak gencar lakukan pemeriksaan lapak hewan kurban
Pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan mulai 11 sampai 25 Mei 2026.
"Kami berharap kondisi hewan ternak kurban sehat, sehingga layak dikonsumsi manusia," katanya menjelaskan.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner pada Disnakeswan Kabupaten Lebak drh Hanik Malichatin mengatakan pihaknya bersama tim dari Provinsi Banten melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban dengan mendatangi lapak penjualan ternak seperti domba, kambing, sapi dan kerbau.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan tidak ditemukan hewan kurban yang sakit," katanya menjelaskan.
Baca juga: DKP Kota Tangerang terjunkan tim data lapak hewan kurban
Ia mengatakan, petugas juga menjelang Hari Raya Idul Adha melakukan pemeriksaan kesehatan antemortem di lokasi penyembelihan.
Pemeriksaan antemortem itu untuk memastikan bahwa hewan-hewan tersebut bebas dari penyakit.
"Kami juga melakukan pemeriksaan post-mortem setelah penyembelihan untuk memastikan daging yang didistribusikan kepada masyarakat adalah sehat dan halal," katanya menjelaskan.
Baca juga: Pemkab Tangerang siapkan juru sembelih halal untuk Idul Adha
Pewarta: Mansyur suryanaEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.