Lebak (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Lebak, Banten sejak beberapa pekan terakhir melakukan pengawasan ke sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna meningkatkan kualitas makanan dalam pelaksanaan program MBG.

"Kami berharap pengelola dapur SPPG mengutamakan makanan yang berkualitas dan bermutu," kata Ketua Satgas MBG Kabupaten Lebak Amir Hamzah di Lebak, Senin.

Selama ini, pihaknya mengapresiasi kualitas makanan program MBG di Kabupaten Lebak relatif baik dan tidak ditemukan komplain dari penerima manfaat maupun masyarakat.

Selain itu, katanya, belum ada penerima manfaat program MBG yang mengalami keracunan, seperti daerah lain.

Baca juga: Program MBG di Banten putar ekonomi hingga Rp1 miliar per SPPG

Oleh karena itu, Satgas Program MBG secara optimal melakukan pengawasan ke dapur SPPG agar memberikan makanan yang higienis dan berkualitas.

"Kami tentu akan menindak tegas pengelola dapur SPPG jika kualitas rendah dan tidak mengutamakan kualitas," kata Amir.

Pihaknya setiap hari melakukan monitoring ke seluruh SPPG agar melengkapi persyaratan yang ditentukan Badan Gizi Nasional (BGN), di antaranya memiliki Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) hingga instalasi pengolahan air limbah (ipal).

Selain itu, pengelola makanan berkualitas dan kondisi SPPG harus menjaga kebersihan dan higienis peralatan masak.

"Kami berharap SPPG itu dapat memberikan makanan yang bergizi dan bermutu," katanya.

Baca juga: Program MBG di Lebak dongkrak pendapatan petani

Ketua Koordinator BGN Kabupaten Lebak Asep Royani mengatakan pihaknya memperketat pengawasan SPPG dengan melibatkan Satgas MBG agar tetap memberikan makanan berkualitas dan aman dikonsumsi penerima manfaat.

Saat ini, jumlah SPPG yang sudah beroperasi 194 unit dengan melayani penerima manfaat siswa SD hingga SMA, ibu menyusui, anak balita dan ibu hamil, serta santri pondok pesantren.

"Kami bersama Satgas MBG setiap hari melakukan pengawasan agar memberikan pemenuhan gizi yang berkualitas kepada penerima manfaat," katanya.

Baca juga: Program MBG di Banten sudah jangkau 2,9 juta penerima manfaat



Pewarta: Mansyur suryana
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026