Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengajak masyarakat sipil untuk memperkuat persatuan nasional karena kekompakan menjadi kunci jalannya pemerintahan yang baik.
"Kita perlu persatuan nasional dan sumbangsih yang bukan omon-omon, itu yang kita minta kepada kawan-kawan masyarakat sipil sekalian," kata Dasco dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat.
Dia menilai bahwa kondisi masyarakat sipil hari ini mulai tidak sehat. Media sosial (medsos), kata dia, bahkan dijadikan wadah untuk mencaci satu sama lain.
"Karena pada hari ini masyarakat sipil kita tidak kompak, masyarakat sipil kita satu sama lain saling mencaci, satu sama lain saling mempertanyakan kebijakan pemerintah dengan tidak sehat, di medsos itu saya lihat sudah tidak sehat," kata dia.
Baca juga: Komisi VII DPR RI minta Pemkot Tangsel bantu UMKM serap KUR
Selain itu, dia menekankan hal yang dibutuhkan pemerintahan Presiden Prabowo untuk mewujudkan janji-janjinya, terutama menyejahterakan rakyat ialah persatuan nasional.
Dia pun tak masalah jika masyarakat sipil menyuarakan kritik ataupun masukan, tetapi kritik itu perlu dibangun pada rasa nasionalis serta niat yang baik.
"Kalau kita tanya, Prabowo hanya perlu satu persatuan nasional baik dalam mengkritisi, baik dalam memberikan ide maupun kemudian subangsih yang nyata," katanya.
Oleh karena itu, dia meminta semua pihak untuk memberikan waktu kepada pemerintahan Presiden Prabowo bekerja dengan sebaik-baiknya. Kepercayaan publik terhadap pemerintahan yang berjalan sekarang dipercaya akan membawa kebaikan pada bangsa dan negara.
"Saya justru akan bertanya kepada kawan-kawan sekalian berapa lama kawan-kawan masyarakat sipil memberikan persatuan nasional kepada Prabowo agar dia punya waktu untuk bisa mewujudkan janji-janjinya buat kesejahteraan rakyat," katanya.
Baca juga: Kasus penganiayaan anak di Tual harus diusut transparan
