Serang (ANTARA) - Dinas Perhubungan Provinsi Banten membuka kembali pendaftaran program Mudik Gratis Lebaran 2026 mulai Rabu (25/2) pukul 00.01 WIB setelah sejumlah peserta mengundurkan diri.
Saat ini tersisa 74 kursi dari berbagai rute keberangkatan dan arus balik, menurut informasi laman web https://jawaramudik.bantenprov.go.id.
“Hasil verifikasi alasannya ada yang belum dikasih libur cuti, ada yang tidak jadi mudik, dan lain-lain,” kata Kepala Dishub Banten Tri Nurtopo di Kota Serang, Selasa.
Program yang sebelumnya dibuka pada 18 Februari 2026 itu sempat ditutup kurang dari 24 jam karena lonjakan pendaftar. Namun, hasil verifikasi menunjukkan sebagian peserta membatalkan keikutsertaan.
Baca juga: Verifikasi, Dishub Banten tutup sementara pendaftaran Mudik Gratis 2026
Tri menyebut jumlah final kursi yang tersedia akan diumumkan setelah proses verifikasi berkas selesai.
“Nanti setelah beres (verifikasi) baru bisa disampaikan jumlahnya,” ujarnya.
Program mudik gratis Pemprov Banten menyediakan total 900 kursi untuk arus mudik dengan 20 unit bus menuju sejumlah kota di Pulau Jawa dan Sumatera.
Untuk arus balik atau penjemputan ke Banten, disiapkan 180 kursi dengan empat unit bus.
Rute penjemputan dari luar provinsi menuju Banten meliputi Kota Bandung (Jawa Barat) dan Kota Yogyakarta (DI Yogyakarta), masing-masing dua bus berkapasitas 90 kursi.
Baca juga: Pemkab Tangerang buka pendaftaran mudik gratis untuk Pulau Jawa dan Sumatera.
Sementara rute keberangkatan dari Banten mencakup Kota Palembang (Sumatera Selatan), Kabupaten Banyumas atau Purwokerto dan Kota Surakarta (Jawa Tengah), Kota Surabaya (Jawa Timur), serta Kota Tasikmalaya dan Kota Cirebon (Jawa Barat). Untuk tujuan DI Yogyakarta disiapkan tiga bus dengan total 135 kursi.
Seluruh perjalanan diberangkatkan dari Serang melalui jalur tol utama menuju terminal tujuan di masing-masing kota.
Pemprov Banten mewajibkan pendaftar memiliki KTP Provinsi Banten dan tidak terdaftar pada program mudik gratis di daerah lain. Pemerintah juga menyiapkan sanksi bagi peserta yang membatalkan keberangkatan mendekati hari pelaksanaan.
Peserta yang membatalkan pada H-2 keberangkatan tidak dapat mengikuti program mudik gratis Provinsi Banten pada 2027.
Pembukaan kembali pendaftaran ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengoptimalkan kuota yang tersedia agar tepat sasaran serta memastikan kursi tidak terbuang menjelang arus mudik Lebaran.
Baca juga: Pendaftaran mudik gratis di Tangerang mulai 25 Februari
Pewarta: Devi Nindy Sari RamadhanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026