Serang (ANTARA) - Dinas Perhubungan Provinsi Banten menutup sementara pendaftaran program Mudik Gratis 2026 untuk memprioritaskan proses verifikasi data peserta setelah seluruh kuota terisi dalam waktu kurang dari 24 jam sejak dibuka, Rabu (18/2).
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo di Kota Serang, Banten, Kamis, mengatakan pendaftaran mulai dibuka pukul 00.01 WIB melalui laman jawaramudik.bantenprov.go.id. Antusiasme masyarakat terlihat dari cepatnya kursi di sejumlah rute tujuan terisi pada jam-jam awal.
“Untuk tujuan ke Surabaya, Solo, Yogyakarta, Banyumas dan Tasik jam 01.00 sudah habis, untuk tujuan lain sampai jam 12.00 (sudah habis) dan tadi sore tinggal dari Bandung ke Banten 5 seat,” kata Tri.
Baca juga: Dishub Banten siapkan kuota 900 orang mudik gratis Lebaran 2026
Ia menjelaskan penutupan sementara dilakukan untuk memastikan validitas identitas dan pemenuhan persyaratan administrasi, termasuk kepemilikan KTP Provinsi Banten serta kepastian peserta tidak terdaftar pada program serupa di daerah lain.
“Tidak (akan) ada tambahan kuota, (dibuka kembali) hanya jika ada yang kosong saja,” ujarnya menegaskan.
Program mudik gratis tahun ini menyediakan 900 kursi untuk arus mudik dari Banten menuju sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Sumatera dengan dukungan 20 unit bus. Untuk arus balik, disiapkan 180 kursi menggunakan empat unit bus penjemputan dari luar daerah menuju Banten.
Baca juga: Polda Banten terapkan rekayasa pada arus mudik Lebaran 2026
Rute keberangkatan dari Serang mencakup Kota Palembang (Sumatera Selatan), Kabupaten Banyumas atau Purwokerto dan Kota Surakarta (Solo) di Jawa Tengah, Kota Surabaya (Jawa Timur), serta Kota Tasikmalaya dan Kota Cirebon (Jawa Barat). Untuk tujuan DI Yogyakarta, disediakan tiga bus dengan total 135 kursi.
Sementara rute arus balik meliputi Kota Bandung, Jawa Barat, dan Kota Yogyakarta, masing-masing dilayani dua bus berkapasitas 90 kursi. Seluruh perjalanan diberangkatkan dari Serang melalui jalur tol utama hingga terminal tujuan di masing-masing kota.
Dishub Banten juga menyiapkan sanksi bagi peserta yang membatalkan keberangkatan mendekati hari pelaksanaan, termasuk larangan mengikuti program mudik gratis Provinsi Banten pada 2027 bagi pembatalan H-2, sebagai bagian dari upaya menjaga komitmen dan ketertiban pelaksanaan program.
Baca juga: Angkutan Lebaran 2026, fokus keselamatan dan kelancaran transportasi
Pewarta: Devi Nindy Sari RamadhanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026