Serang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni meresmikan ruas Jalan Kopi di Kelurahan Pasir Jaya, Jatiuwung, Kota Tangerang, sebagai upaya Pemerintah Provinsi Banten memperkuat konektivitas kawasan industri dan memperlancar mobilitas masyarakat melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).
Andra Soni menegaskan, pembangunan Jalan Kopi dengan konstruksi beton tersebut dirancang untuk menunjang aktivitas ekonomi, khususnya akses menuju Kawasan Industri Jatake, yang selama ini menjadi salah satu pusat investasi dan pergerakan tenaga kerja di Kota Tangerang.
“Mari kita koordinasikan pembangunan di Provinsi Banten. Semakin cepat kita berkoordinasi, semakin cepat kita membantu masyarakat. Kuncinya tidak boleh saling menyalahkan, tetapi saling berkoordinasi,” kata Andra Soni dalam keterangannya di Kota Serang, Sabtu.
Baca juga: Gubernur Banten sebut DPA 2026 jadi instrumen kendali kinerja OPD
Menurut Andra, tingginya aktivitas industri di wilayah Pasir Jaya belum sepenuhnya diimbangi dengan kualitas infrastruktur yang memadai akibat lemahnya koordinasi lintas pihak.
Namun, memasuki bulan kesebelas masa pemerintahannya, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota mulai membuahkan percepatan pembangunan infrastruktur dasar.
Ia menjelaskan Program Bang Andra difokuskan pada pembangunan dan perbaikan jalan di desa dan kelurahan sebagai akses utama masyarakat menuju pusat ekonomi, layanan publik, serta kawasan industri.
Program tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Banten.
“Program Bang Andra merupakan Bangun Jalan Desa Sejahtera agar mudah diingat. Program ini menyasar pembangunan jalan di desa maupun kelurahan,” ujarnya.
Baca juga: Gubernur Banten apresiasi Cetar Polres Tangsel, efektif tekan tawuran
Berdasarkan data Pemprov Banten, saat ini pembangunan jalan melalui Program Bang Andra dilakukan di sekitar 1.500 titik dengan panjang ruas bervariasi, mulai dari ratusan meter hingga beberapa kilometer, menyesuaikan kebutuhan dan kondisi wilayah masing-masing.
Dia menambahkan, pelaksanaan program tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar setiap program pembangunan berbasis pada kebutuhan masyarakat, sesuai harapan rakyat, serta dilaksanakan tanpa melanggar ketentuan hukum yang berlaku.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemerintah Provinsi Banten dalam menindaklanjuti aspirasi warga Pasir Jaya yang selama bertahun-tahun menghadapi persoalan jalan rusak dan genangan air.
“Ini adalah bentuk aspirasi masyarakat kami. Alhamdulillah, Jalan Kopi sudah dibangun melalui program Bang Andra. Mudah-mudahan kolaborasi dan sinergi Pemprov Banten dengan Pemkot Tangerang terus berlanjut,” katanya.
Baca juga: Gubernur Banten apresiasi prestasi juara DA7 Tasya Allesia
Maryono juga menyebut Pemkot Tangerang telah mengalokasikan anggaran penanganan banjir pada 2026 serta menyiagakan mesin penyedot air guna mendukung keberlanjutan fungsi Jalan Kopi sebagai akses utama warga dan pekerja industri.
Sementara itu, Ketua RW 004 Kelurahan Pasir Jaya Yopi Sudrajat mengatakan, Jalan Kopi memiliki peran vital bagi aktivitas warga, pelajar, dan pekerja kawasan industri. Sebelum diperbaiki, kondisi jalan rusak parah dan sering tergenang saat hujan.
“Dulu anak-anak sekolah sering harus melepas sepatu agar tidak basah saat melintas. Masyarakat Pasir Jaya mengucapkan terima kasih banyak kepada Gubernur Andra Soni karena jalan ini sudah dibangun,” ujar Yopi.
Selain meresmikan jalan, Gubernur Andra Soni juga menyerahkan bantuan sosial berupa 200 paket sembako serta bantuan operasional untuk musala dan guru mengaji di lingkungan setempat sebagai bagian dari penguatan dampak sosial pembangunan infrastruktur.
Baca juga: Gubernur Andra Soni dorong pencak silat berperan dalam pelestarian budaya
