Tangerang (ANTARA) - Anggota Komisi IX DPR RI Tubagus Haerul Jaman mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah upaya pemerintah memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah terpencil memiliki akses terhadap pangan sehat dan bergizi
"Ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk menjadikan gizi sebagai prioritas nasional," kata Tubagus Haerul Jaman saat kegiatan sosialisasi program MBG di Alun-alun Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang Rabu.
Ia juga mengatakan program MBG merupakan kebijakan baru pemerintah dalam mengatasi permasalahan stunting dan gizi buruk di masyarakat.
Baca juga: Gubernur pastikan program Sekolah Gratis dan MBG di Banten jalan
Tak hanya itu, MBG bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, khususnya bagi anak-anak dan ibu hamil, sebagai langkah nyata menuju terwujudnya generasi emas Indonesia.
"MBG merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto. MBG adalah terobosan baru pemerintah dalam memerangi permasalahan gizi di Indonesia," ujarnya.
Untuk di Banten, MBG akan diperkuat dengan hadirnya 43 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta rencana pembangunan 35 unit tambahan.
Baca juga: Perkuat layanan program MBG, Pemkab Tangerang gandeng pesantren
"Kita libatkan berbagai elemen masyarakat termasuk Karang Taruna agar generasi muda ikut berperan dalam menyebarkan pengetahuan gizi," ujarnya.
Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi Rahma Dewi Auliyasari menekankan pentingnya literasi gizi untuk semua keluarga. Makanan yang sehari-hari dikonsumsi mempunyai efek besar terhadap pertumbuhan seseorang.
“Menu sederhana seperti nasi, lauk protein, sayuran hijau, buah, dan air putih sudah cukup menjaga kesehatan. Edukasi ini harus dimulai dari rumah agar program gizi nasional berhasil,” jelasnya.
Baca juga: Pemkab Lebak pastikan MBG lancar dengan pengawasan mantap
