Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Bupati Tangerang, Banten, Moch Maesyal Rasyid akan mengurangi dan menunda kegiatan perjalanan dinas seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ke luar negeri sebagai langkah untuk menangani situasi dinamika di wilayahnya tersebut.
"Jadi nanti kalau ada tugas undangan luar negeri dan sebagainya untuk sementara menyesuaikan dengan keadaan secara menyeluruh, baik di kabupaten/kota dan provinsi," ucap Bupati Maesyal di Tangerang, Senin.
Ia mengatakan kebijakan menunda seluruh kegiatan perjalanan luar negeri ini sebagai tindak lanjut instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), agar pemda lebih ebih fokus menangani permasalahan di daerah masing-masing.
"Kita menyesuaikan dengan perkembangan sekarang, kita akan jalankan dan kita akan patuhi (instruksi Mendagri)," katanya.
Baca juga: Pencabutan perbup tunjangan dewan langkah efisiensi anggaran
Selain itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, juga menginstruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengurangi kegiatan-kegiatan seremonial yang diselenggarakan di luar daerah. "Iya, sama (ASN kegiatan luar daerah ditunda)," tuturnya.
Dia mengungkapkan bila penundaan terkait kegiatan perjalanan ini akan berlaku hingga situasi dan kondisi daerah dalam keadaan kondusif, setelah menyelesaikan persoalan-persoalan pelayanan dasar masyarakat terpenuhi.
"Jadi nanti kalau ada tugas undangan luar negeri dan sebagainya untuk sementara menyesuaikan," katanya.
Baca juga: DPRD Kabupaten Tangerang batalkan kenaikan tunjangan
Sebelumnya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepada seluruh kepala daerah dan anggota DPRD untuk menunda semua perjalanan keluar negeri untuk fokus menangani situasi di daerahnya masing-masing.
"Saya juga sudah meminta untuk menunda semua keberangkatan kepala daerah dan DPRD ke luar negeri," kata Mendagri Tito di Jakarta.
Dia mengatakan kepala daerah dan anggota DPRD harus harus mengajukan izin kepada Kemendagri apabila hendak melakukan perjalanan ke luar negeri. Meski demikian, Tito menegaskan tidak akan mengeluarkan izin tersebut untuk sementara waktu.
"Biasanya juga nanti akan ada izin dari Kementerian Dalam Negeri bagi kepala daerah dan DPRD, semua saya tunda," kata dia.
Baca juga: DPRD Banten alihkan anggaran sosper Rp67 miliar ke program publik
Bupati Tangerang kurangi dan tunda perjalanan dinas SKPD ke luar negeri
Senin, 8 September 2025 13:53 WIB
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid saat memimpin rapat kerjasama antara Pemkab Tangerang dengan Pemerintah Kota Binzhou. ANTARA/HO-Pemkab Tangerang
