Tangerang (ANTARA) - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah memberikan apresiasi kepada BTN yang telah mewujudkan salah satu komitmen pemerintah dalam pengembangan ekosistem perumahan nasional melalui penjaringan inovasi.
Ia mengatakan BTN Housingpreneur 2025 adalah ajang yang telah memberikan fasilitas pengembangan kemampuan dan kapasitas untuk memecahkan masalah di sektor perumahan yakni masih mismatch-nya antara pasokan dan permintaan hunian.
“Saya bangga dan gembira bisa berada di antara para startup muda yang peduli terhadap sektor perumahan,” kata Wakil Menteri Fahri Hamzah dalam keterangan resminya.
Baca juga: Pembangunan perumahan disebut gerakkan 180 jenis industri
Perlu diketahui BTN Housingpreneur 2025 menerima 1.170 submission (pengajuan) dari peserta, namun diputuskan hanya 58 inovator saja yang berhak menerima penghargaan bergengsi tersebut.
Salah satu inovator sukses dalam ekosistem perumahan nasional yang diumumkan pada BTN Housingpreneur 2025 adalah PT Infiniti Triniti Jaya atau Infiniti Realty yang melalui proyek Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Serang, Banten yang meraih juara pertama untuk kategori “Affordable House Development (Established Business)”.
“Di awal tahun ini, kami merasa sangat terhormat karena Bank Tabungan Negara memilih kami sebagai juara pertama untuk kategori Pengembang Perumahan Terjangkau dengan Bisnis yang Mapan se-Indonesia,” ungkap Samuel S. Huang, Direktur Utama PT Infiniti Triniti Jaya.
BTN Housingpreneur 2025 cukup bergengsi karena diikuti sebanyak 1.170 peserta yang mengajukan diri sejak 22 Oktober 2025, tetapi setelah disaring melalui seleksi ketat oleh tim dewan juri yang profesional, hanya 58 finalis yang diumumkan menjadi pemenang. Tahapan penilaian meliputi seleksi berkas, live pitching, hingga grand judging.
Baca juga: Menteri PKP tegaskan penataan kawasan kumuh tanpa relokasi warga
Perumahan MGK Serang telah mengantongi sertifikat Bangunan Gedung Hijau predikat UTAMA, baik di tahap perencanaan maupun tahap pembangunan. Beberapa aspek yang dinilai penting, seperti sirkulasi udara yang baik di dalam bangunan, penggunaan bahan material ramah lingkungan dan hemat energi seperti penggunaan energi matahari dan bio septic tank, ruang terbuka hijau yang luas, serta dua danau resapan besar.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menegaskan BTN Housingpreneur 2025 adalah ajang inovasi yang digelar di tengah kebutuhan penting adanya satu pengungkit pertumbuhan sektor perumahan dan ekosistem pendukungnya. Untuk itu, kegiatan ini dinilai sangat penting dan strategis.
“Kami melihat banyaknya inovasi produk dan teknologi yang dilakukan di sektor perumahan. Startup-startup ini perlu kita beri ruang agar bisa dilihat masyarakat secara luas, sehingga banyak hal bisa menjadi lebih efektif dan efisien,” kata Nixon.
Baca juga: Kementerian PKP canangkan gerakan sanitasi aman wujud perumahan layak
