Serang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Provinsi Banten, menetapkan prioritas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui penguatan sektor pendidikan dan pemberian insentif bagi tenaga pengajar.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, di Serang, Kamis, menegaskan bahwa postur anggaran tahun depan dirancang untuk mendukung garda terdepan pelayanan dasar masyarakat.
"Kualitas SDM itu meliputi bidang pendidikan, kesehatan, kemudian insentif para guru, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan yang lainnya," ujarnya.
Baca juga: APBD Banten 2026 alokasikan anggaran terbesar untuk pelayanan dasar
Zakiyah memastikan program-program tersebut merupakan bagian dari realisasi janji politik yang harus dikejar agar tepat sasaran. Pemberian insentif kepada guru dan tenaga kesehatan dinilai krusial untuk menunjang kinerja dan kesejahteraan mereka dalam melayani masyarakat.
"Janji politik kita banyak, tapi yang sudah berjalan kita sudah memberikan insentif. Ini harus terus dikejar agar tercapai," tegasnya.
Untuk mendukung prioritas tersebut, kata dia, Pemkab Serang telah melakukan rasionalisasi anggaran. Belanja daerah ditetapkan sebesar Rp3,29 triliun atau naik Rp106,5 miliar dari alokasi awal setelah pembahasan.
"Pemda mengalihkan dari belanja daerah yang kurang prioritas ke belanja daerah yang lebih prioritas dan bermanfaat bagi masyarakat agar target indikator kinerja utama tetap tercapai," ujarnya.
Raperda APBD 2026 yang telah disetujui DPRD Kabupaten Serang ini selanjutnya akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Banten untuk dievaluasi oleh Gubernur Banten.
Baca juga: Pemkot Serang optimalkan dana CSR untuk perbaiki RTLH warga
