Tangerang (ANTARA) - Hypernet Technologies terus mengalami perubahan yang signifikan, berawal dari warung internet lalu berubah menjadi Internet Service Provider (ISP) dan berakhir menjadi Managed Service Provider (MSP) yang kini menangani lebih dari 4.700 pelanggan di berbagai sektor usaha.
"Hypernet Technologies tak dimulai di gedung-gedung menjulang dengan ratusan karyawan tetapi dimulai di warung internet (warnet) kecil dengan segelintir karyawan," kata VP of Brand and Marketing Oktaviani Handojo dalam keterangannya.
Pertumbuhan ini juga tercermin dari ekspansi perusahaan. Hypernet Technologies yang dahulu hanya beroperasi di Makaliwe, Jakarta Barat, kini telah hadir di berbagai wilayah Indonesia dengan 2 kantor utama di Jakarta dan 10 kantor cabang di luar Jakarta.
Jangkauan ini memungkinkan perusahaan untuk lebih dekat dengan pelanggan serta memahami kebutuhan lokal secara lebih mendalam.
Baca juga: Hypernet Technologies-Fortinet kerjasama perkuat keamanan siber
Tak hanya itu, perkembangan ini diikuti dengan perluasan portofolio solusi, mulai dari layanan internet, kemudian berkembang ke pengelolaan infrastruktur, layanan cloud, managed services, hingga solusi keamanan siber sebagai jawaban atas meningkatnya risiko dan ancaman digital.
"Hal ini juga yang kemudian membawa Hypernet Technologies menjadi bagian dari XLSMART yang menunjukkan kapabilitas, potensi, dan nilai strategis perusahaan dalam ekonomi digital yang lebih luas," ujarnya.
Di tengah dinamika industri teknologi yang terus berubah, Hypernet Technologies terus berupaya menjaga relevansi dan ketangguhan bisnis melalui inovasi yang berkelanjutan.
"Dengan semangat Rise in Rhythm, perusahaan berkomitmen untuk terus bertumbuh secara selaras, menguatkan kolaborasi, menjaga kepercayaan, dan menghadirkan solusi teknologi yang mampu mendukung ketahanan bisnis," ujarnya.
Baca juga: Hypernet Technologies gelar aksi nyata berbagi kebaikan
