Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, segera berkoordinasi dengan Balai Cidanau-Cidurian-Cisadane (C3) untuk menyiapkan opsi relokasi bagi warga yang terdampak tanah longsor di sempadan Sungai Cidurian yang berada di Kampung Salapajang, Desa Carenang, Kecamatan Cisoka.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid di Tangerang, Kamis mengatakan bahwa ada sebanyak enam rumah yang berada dalam kondisi rawan akibat kontur tanah yang tidak stabil di pinggiran Sungai Cidurian, menyusul tingginya curah hujan beberapa waktu yang lalu.
Kendati demikian, pemerintah setempat akan mempercepat penanganan dan memastikan keselamatan masyarakat di sekitar sempadan sungai segera tertangani melalui pemindahan kawasan permukiman.
"Tidak memungkinkan lagi masyarakat tinggal di sini karena hujan terus turun dan dikhawatirkan debit Sungai Cidurian meningkat sewaktu-waktu dan menggerus tanah tempat tinggal enam kepala keluarga. Kita harus segera mencarikan solusi terbaik," terangnya.
Baca juga: Puluhan warga di Carenang Tangerang terdampak bencana longsor
Ia bilang, berdasarkan hasil peninjauan di lokasi bencana posisi rumah warga dalam kondisi berisiko terjadi longsor dan berpotensi membahayakan keselamatan warga.
"Ada enam rumah yang berisiko karena kondisi tanah di sempadan sungai ini tidak stabil," katanya.
Dia menegaskan bahwa saat ini keselamatan warga menjadi prioritas utama penanganan mengingat potensi kenaikan debit air sungai setempat sewaktu-waktu semakin tinggi dan deras alirannya sehingga dapat menggerus tanah di sekitarnya.
Oleh karenanya, melalui dinas terkait akan segera melakukan koordinasi lintas sektor guna mempercepat penanganan dan memastikan permukiman warga ini aman dari terjadinya bencana.
Baca juga: 97 rumah terdampak longsor di Cibodas Padarincang
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah menjelaskan bahwa penanganan teknis di kawasan Sungai Cidurian merupakan bagian dari kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cidanau-Cidurian-Cisadane (C3) Kementerian PU.
Dalam hal ini, Pemkab Tangerang bersama kecamatan dan desa tengah melakukan pemantauan kondisi lapangan serta menyiapkan langkah antisipatif dalam penanganan musibah longsor tersebut.
"Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah kemungkinan melakukan relokasi bagi warga yang terdampak dan berada di zona paling rawan, tentu dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan kesiapan lahan," kata dia.
Baca juga: Bupati Serang minta warga bertahan di pengungsian hingga aman
Warga terdampak longsor di Tangerang bakal direlokasi
Kamis, 8 Januari 2026 18:05 WIB
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid meninjau lokasi bencana longsor yang berdampak tefhadap enam rumah warga di Kampung Salapajang, Desa Carenang, Kecamatan Cisoka. ANTARA/HO-Humas Pemkab Tangerang
