Cilegon (ANTARA) - Puncak arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, Rabu berlangsung relatif lancar dan terkendali.
Kondisi kondusif tersebut terpantau di mana pergerakan kendaraan penyeberangan rute Jawa-Sumatera tetap mengalir meski volume kendaraan mengalami peningkatan.
General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten, Benny Ariadi, di Cilegon, Rabu, mengatakan kelancaran ini didukung oleh pengoperasian tiga tambatan kapal secara optimal.
Baca juga: Puncak arus mudik Natal di Pelabuhan Merak diprediksi 23-24 Desember
Selain optimalisasi dermaga, Benny menyebutkan bahwa pola layanan di pelabuhan tersebut juga dijalankan secara terkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta BPTD Banten.
Menurut dia, strategi pengaturan alur yang diterapkan terbukti mampu menjaga ritme operasional pelabuhan tetap stabil di tengah kepadatan arus mudik.
"Pola ini memungkinkan keluar-masuk dan pergerakan kendaraan berlangsung lebih efektif, sehingga antrean dapat dikelola secara proporsional sesuai kapasitas layanan," ujar Benny.
Berdasarkan data operasional hingga pukul 12.16 WIB, Pelabuhan Ciwandan tercatat telah melayani sebanyak 90 perjalanan kapal dengan total penumpang mencapai 11.422 orang.
"Adapun total kendaraan yang dilayani mencapai 9.101 unit, terdiri atas 4.313 unit kendaraan roda dua dan 4.788 unit truk," katanya.
Baca juga: Hadapi libur Natal-Tahun Baru, Pelabuhan Ciwandan siapkan tiga dermaga
