Serang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, mempersiapkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk bertransformasi menjadi Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) guna mengoptimalkan pelayanan bagi dunia industri.
Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, di Serang, Rabu, mengatakan langkah ini diambil untuk memperkuat kolaborasi dengan sektor industri, namun diperlukan penguatan internal kelembagaan terlebih dahulu sebelum kerja sama diperluas.
"Kita harus kuatkan dulu lembaga, SDM, dan kelengkapan alatnya. Jika statusnya sudah BLUD, potensinya luar biasa karena bisa melayani kerja sama dengan perusahaan tidak hanya di Serang, tetapi lingkup nasional," ujarnya.
Baca juga: DKPP Kabupaten Serang pacu kredit alsintan untuk dukung swasembada
Najib menjelaskan, proses perubahan status ini akan dilakukan secara bertahap sesuai peraturan perundang-undangan. Selain pemenuhan syarat akreditasi dan sertifikasi Sumber Daya Manusia (SDM), modernisasi peralatan laboratorium juga menjadi prioritas untuk menunjang layanan.
Penguatan laboratorium ini, lanjut dia, vital untuk memastikan dunia industri patuh terhadap regulasi lingkungan hidup. Pengembangan ini nantinya juga akan disinergikan dengan operasional Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST).
"Fokus utama kita pada lingkungan hidup adalah penanganan sampah dan penguatan laboratorium untuk melayani serta mengawasi kepatuhan industri," katanya.
Baca juga: BMKG prakirakan cuaca mayoritas wilayah berawan tebal, Serang hujan
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT Laboratorium DLH Kabupaten Serang, Paisal, menyatakan kesiapan nya melaksanakan arahan tersebut, termasuk persiapan administrasi menuju BLUD dan penyiapan regulasi pendukung.
"Tahap awal tahun depan kami akan mengaktifkan kembali Perda retribusi yang tahun ini sempat dicabut, sembari mempersiapkan tahapan teknis menuju BLUD," kata Paisal.
Baca juga: DKPP Serang siapkan antisipasi sawah puso dampak tingginya curah hujan
