Serang (ANTARA) - Unit Reskrim Polsek Cikande, Polres Serang, mengungkap motif seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial YY (25) yang nekat membawa kabur anak majikannya karena terbelit masalah utang piutang.
Kapolsek Cikande, AKP Tatang, di Serang, Rabu, mengatakan pelaku yang merupakan warga Lampung Timur itu berniat menjadikan anak majikannya yang berusia satu tahun sebagai jaminan agar orang tua korban melunasi utangnya.
"Berdasarkan pemeriksaan, pelaku memiliki utang sebesar Rp10,5 juta kepada beberapa pihak. Rencananya ia akan meminta tebusan pelunasan utang, namun belum sempat disampaikan karena keburu kami tangkap," ujarnya.
Baca juga: Polisi ungkap penyebab kematian IRT di Serpong Tangsel
Selain membawa kabur anak, pelaku juga terbukti mencuri perhiasan emas berupa gelang milik majikannya. Perhiasan tersebut telah dijual oleh pelaku di sebuah toko emas di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, seharga Rp450 ribu untuk bekal melarikan diri.
Tatang menjelaskan penangkapan pelaku YY bermula dari laporan orang tua korban yang panik saat pulang bekerja dari PT Nikomas Gemilang pada Senin (5/1) sore. Mereka tidak mendapati anak maupun pengasuhnya di rumah mereka di Desa Nagara, Kecamatan Kibin.
Baca juga: Polisi tetapkan dua tersangka kasus ledakan gedung farmasi Tangsel
Rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan pelaku membawa korban pergi menggunakan ojek daring. Polisi yang bergerak cepat akhirnya berhasil meringkus pelaku di wilayah Cibadak, Kecamatan Cikupa, Tangerang, pada Selasa (6/1) sore.
"Korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung diserahkan kembali kepada orang tuanya," katanya.
Saat ini, pelaku YY telah diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut terkait dugaan penculikan dan pencurian tersebut.
Baca juga: Polisi ungkap pembunuhan yang mayatnya ditemukan di Jambe Tangerang
