Pandeglang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) kembali menggelar Gerakan Seni Unggulan Sekolah (Genius) Batch 2 sebagai wadah apresiasi kreativitas siswa sekaligus upaya pelestarian kebudayaan sejak dini.
Kepala Disparbud Kabupaten Pandeglang, Rahmat Zultika, di Pandeglang, Banten, Sabtu, mengatakan Genius merupakan salah satu kegiatan unggulan pemerintah daerah pada tahun 2025 yang dikemas dalam bentuk pergelaran kreativitas seni.
"Ini merupakan batch kedua di tahun ini, setelah sebelumnya dilaksanakan pada bulan Agustus. Tujuannya untuk melestarikan kebudayaan dan memastikan anak-anak tingkat SD maupun SMP mengenal budaya mereka sendiri," katanya.
Baca juga: Gubernur Banten ajak PAPPRI mitra strategis ekonomi kreatif Banten
Rahmat menjelaskan kegiatan ini melibatkan 10 sekolah yang memiliki kegiatan ekstrakurikuler kesenian aktif. Peserta terdiri atas lima Sekolah Dasar (SD) yang menampilkan pertunjukan pada siang hari, dan lima Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tampil pada malam hari.
Menurut dia, pemerintah daerah berupaya memfasilitasi sekolah agar para siswa mendapatkan pengalaman tampil di panggung yang representatif dan tidak hanya sekadar berlatih di lingkungan sekolah.
"Kita undang sekolah yang punya ekstrakurikuler seni untuk tampil di sini. Tujuannya supaya mereka bukan hanya latihan, tetapi karya mereka diapresiasi dalam sebuah panggung seni resmi," ujarnya.
Selain sebagai ajang pertunjukan, Rahmat menyebutkan bahwa Genius juga menjadi media pembinaan talenta muda. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang pemanasan dan persiapan mental bagi para siswa untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
"Ini fokusnya pada kreasi seni sekolah. Kita harapkan ini menjadi media latihan, sehingga saat ada lomba seperti Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) atau Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), mereka sudah siap," pungkasnya.
Baca juga: Festival Band Pelajar Kota Tangerang jadi wadah ekspresi seni musik
