Serang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni menyebut rehabilitasi ruas Jalan Sukanagara–Sukajaya di Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang akan membuka keterisolasian desa dan meningkatkan produktivitas warga.
Andra sempat meninjau ruas jalan yang telah rampung sepanjang 1,3 kilometer itu lewat program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau “Bang Andra” dan dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten tersebut, Kamis.
Dalam keterangannya, ia menjelaskan, selesainya jalan ini menandai komitmen pemerintah provinsi dalam menghadirkan infrastruktur yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Baca juga: Perkuat konektivitas, Pemprov Banten bangun jalan desa Cadasari-Kaduela
Andra mengenang momentum awal saat berkunjung ke lokasi itu beberapa hari setelah dilantik sebagai gubernur.
“Tahun 2025, sekitar dua puluh hari setelah saya dilantik, saya datang ke sini. Saya masih ingat, waktu itu karena jalannya rusak saya naik ke pagar supaya bisa bicara sama masyarakat. Saya berjanji akan membangun jalan ini melalui program Bang Andra,” ujarnya.
Sebelum direhabilitasi, jalan tersebut rusak berat. Warga, termasuk anak-anak sekolah, harus berjalan tanpa alas kaki melewati lumpur setiap kali hujan. Kini, jalan sudah mulus dan dapat dilalui dengan nyaman.
“Anak-anak sekarang bisa berangkat sekolah tanpa harus menenteng sepatu. Semoga jalan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat,” kata Andra.
Baca juga: Jalan desa adat di Lebak diperbaiki lewat Program Bang Andra
Pembangunan ruas ini didanai melalui efisiensi anggaran Pemerintah Provinsi Banten sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025. Andra menegaskan, hasil penghematan dari berbagai pos belanja dialihkan untuk membangun akses jalan desa di seluruh wilayah Banten.
“Anggaran yang dihemat dialihkan untuk pembangunan jalan desa di seluruh wilayah Banten,” ujarnya.
Ia berharap pembangunan infrastruktur dasar ini menjadi pijakan bagi program lanjutan di tingkat kabupaten dan DPRD dalam penguatan ekonomi masyarakat desa.
“Setelah jalan ini selesai, kita dorong program pemberdayaan ekonomi agar manfaatnya semakin terasa,” tambahnya.
Baca juga: Dinas PUPR Banten anggarkan Rp5 miliar bangun JUT di Wanasalam
Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, menjelaskan bahwa ruas Jalan Sukanagara–Sukajaya memiliki fungsi strategis sebagai jalan usaha tani. Jalan ini melintasi area persawahan lebih dari 500 hektare sehingga mempermudah petani membawa hasil panen ke pasar. Proyek terbagi menjadi dua segmen, sepanjang 900 meter dan 400 meter, yang telah rampung 100 persen.
Secara keseluruhan, Arlan menyebut total panjang jalan yang dibangun dalam program Bang Andra pada 2025 mencapai 63 kilometer dengan anggaran sekitar Rp184 miliar. Progres pembangunan di seluruh wilayah Banten saat ini telah mencapai 70–80 persen dan ditargetkan selesai pada Desember 2025.
Baca juga: Pemprov Banten bangun jalan poros desa 1,5 km di Tangerang
Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim mengapresiasi Program Bang Andra karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Sekarang masyarakat bisa panen lebih mudah, anak-anak ke sekolah lancar, dan akses ke layanan kesehatan semakin terbuka. Program Bang Andra ini nyata manfaatnya,” katanya.
Ia juga mengimbau warga agar bersama menjaga jalan yang telah dibangun agar tetap berfungsi optimal.
Program Bang Andra menjadi salah satu langkah nyata Pemprov Banten dalam menghubungkan sentra produksi, pendidikan, dan layanan publik di desa-desa. Dari efisiensi anggaran, program ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi pedesaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Perkuat layanan sosial dan keluarga, Pemprov Banten siapkan Posyandra
