Serang (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Banten menggandeng komunitas ojek online (ojol) untuk memperkuat sistem deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks di wilayah perkotaan.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki di Kota Serang, Jumat, mengatakan komunitas ojol memiliki potensi besar membantu kepolisian karena mobilitas dan interaksi mereka yang tinggi dengan masyarakat.
“Rekan-rekan ojol memiliki mobilitas tinggi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, mereka dapat menjadi mata dan telinga Polri di lapangan,” ujarnya dalam kegiatan bertajuk "Apel Ojol Kamtibmas, Wujudkan Banten yang Aman" di Lapangan Polda Banten.
Baca juga: Pemkab Tangerang siapkan pos khusus ojol dan opang
Menurut dia, peran pengemudi ojol kini tidak sekadar sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga pelopor keselamatan, pelapor kejadian mencurigakan, dan agen edukasi keamanan.
Kolaborasi tersebut, katanya, merupakan wujud nyata sinergi antara Polda Banten dan komunitas ojol dalam menjaga stabilitas kamtibmas.
“Polda Banten ingin meneguhkan kembali komitmen untuk memperkuat sinergi dengan komunitas ojek online, baik dalam menjaga keamanan, meningkatkan disiplin berlalu lintas, maupun memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan tindak kejahatan,” kata dia.
Ia mengatakan perkembangan teknologi dan meningkatnya aktivitas sosial ekonomi membuat potensi gangguan keamanan kian beragam.
Baca juga: Untuk ojol, Polres Serang hadirkan tiga fasilitas inovatif
Dalam konteks itu, ia menilai, komunitas ojol berperan penting membantu Polri dalam mendeteksi dini tindak kriminalitas, penyalahgunaan narkoba, maupun pelanggaran hukum lainnya.
“Rekan-rekan ojol setiap hari berinteraksi dengan berbagai lapisan masyarakat. Mereka dapat menjadi sumber informasi yang cepat dan akurat untuk mencegah tindak kriminalitas,” katanya.
Ia juga mengapresiasi berbagai inisiatif komunitas ojol yang telah aktif membantu tugas kepolisian di lapangan.
Ia mencontohkan respons cepat pengemudi ojol dalam membantu korban kecelakaan lalu lintas, melaporkan insiden ke kantor polisi, dan berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Tindakan cepat dan tanggap tersebut menjadi bukti bahwa komunitas ojol adalah mitra strategis Polri dalam membangun keamanan dan keselamatan masyarakat,” kata Hengki.
Baca juga: Polres Metro Tangerang Kota siapkan dua lokasi ojol mart
Dalam kegiatan tersebut, komunitas ojol mendeklarasikan komitmen bersama untuk mendukung upaya menjaga keamanan wilayah, mematuhi hukum lalu lintas, dan memperkuat solidaritas sosial.
Polda Banten juga menyerahkan jaket keselamatan secara simbolis kepada perwakilan pengemudi sebagai tanda sinergi dan dukungan terhadap keselamatan kerja di lapangan.
“Polda Banten akan terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan positif komunitas ojol melalui pembinaan, pelatihan, dan program sinergi kamtibmas lainnya. Mari kita jaga komunikasi, perkuat solidaritas, dan wujudkan Banten yang aman, nyaman, dan sejahtera,” ujar Hengki.
Baca juga: Polisi ajak komunitas ojol Kota Tangerang sampaikan informasi kamtibmas
