Serang (ANTARA) - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni meluncurkan program PKK Mengajar yang melibatkan kader PKK untuk mengajar di SMA, SMK, dan sekolah luar biasa (SKh) di seluruh Banten.
Program ini menjadi upaya konkret memperkuat sinergi keluarga, sekolah, dan pemerintah daerah dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, sehat, dan berdaya.
“PKK Mengajar adalah ikhtiar kami untuk menjadikan generasi muda Banten berdaya. Ini bagian dari percepatan pelayanan masyarakat di bidang pendidikan,” ujar Tinawati di Serang, Jumat.
Baca juga: TP PKK Banten dorong pemerataan pembangunan di Pulau Tunda Serang
Program PKK Mengajar dirancang sebagai kolaborasi edukatif yang menitikberatkan pada lima aspek kehidupan keluarga, yakni pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi kreatif, dan ketahanan keluarga.
Melalui pendekatan interaktif, seperti diskusi, praktik langsung, dan permainan edukatif, kader PKK akan berperan sebagai fasilitator pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai karakter dan tanggung jawab sosial.
Selain memperkuat pendidikan karakter, program ini juga bertujuan mencetak digital ambassador di setiap keluarga, yakni generasi muda yang paham teknologi, peduli lingkungan, sadar gizi, berjiwa wirausaha, dan menjunjung tinggi nilai budaya bangsa.
Dengan demikian, sekolah menjadi ruang kolaboratif antara dunia pendidikan dan masyarakat untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul.
Baca juga: Seiring naiknya AHH 75,33 tahun, Pemprov Banten tingkatkan kesejahteraan lansia
Tinawati menjelaskan gerakan PKK selama ini dikenal sebagai wadah pemberdayaan keluarga. Melalui PKK Mengajar, ruang gerak PKK diperluas ke lingkungan sekolah dengan pendekatan kreatif dan edukatif agar nilai-nilai keluarga dapat hidup dalam aktivitas belajar.
“PKK bukan pembuat kebijakan, tapi mitra strategis pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan dan pelayanan masyarakat,” katanya.
Menurut Tinawati, keberhasilan program bergantung pada dukungan guru dan kepala sekolah sebagai pilar utama peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia berharap kolaborasi antara PKK dan tenaga pendidik dapat terus berlanjut dan diterapkan di seluruh kabupaten dan kota di Banten.
Program PKK Mengajar kini memasuki tahap sosialisasi kepada tenaga pendidik setelah sebelumnya dilakukan pelatihan kader PKK bersama BPSDM Provinsi Banten. Uji coba awal akan dilakukan di dua sekolah di Kota Serang sebelum diperluas ke wilayah lain.
“Program ini harus menjadi pemicu bagi Banten untuk keluar dari berbagai masalah sosial. Dengan membangun generasi muda yang berkarakter dan berdaya, kita sedang menyiapkan masa depan Banten yang lebih baik,” ujar Tinawati.
Baca juga: PLN dan TP PKK Banten bersinergi di Desa Wisata Badui
