Serang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk terus meningkatkan kesejahteraan lanjut usia (lansia) di tengah naiknya Angka Harapan Hidup (AHH) daerah yang kini mencapai 75,33 tahun.
Ia berharap peningkatan tersebut sejalan dengan pola hidup sehat dan produktif di kalangan masyarakat usia lanjut.
“Ini adalah program PKK dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa yang perlu sering kita lakukan,” kata Andra Soni seusai kegiatan Senam Bersama Lansia di halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis.
Ia menilai meningkatnya AHH merupakan indikator positif atas perbaikan kualitas layanan kesehatan dan gaya hidup masyarakat yang lebih baik. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan lansia tetap memiliki peran aktif dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
Baca juga: Gubernur Banten percepat pembangunan TPA Jatiwaringin
“Agar mereka mendapatkan kehidupan yang sehat dan tetap produktif di usia tua,” ujar Andra Soni.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menambahkan, pemberdayaan lansia merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat yang inklusif dan berdaya. Kegiatan olahraga bersama, menurutnya, menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap kelompok usia lanjut.
“Kami ingin bersama-sama, bahwa lansia itu berdaya dan membiasakan untuk berolahraga. Olahraga itu penting sejak usia dini hingga usia lanjut, PKK merangkul semua, baik usia dini maupun lansia,” katanya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Banten dalam Berita Resmi Statistik No. 57/11/36/Th. XIX yang dirilis pada Rabu (5/11), seluruh dimensi pembentuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Banten menunjukkan peningkatan signifikan.
Pada dimensi kesehatan, umur harapan hidup bayi yang lahir tahun 2025 mencapai 75,33 tahun, naik 0,36 tahun dibandingkan 2024. Peningkatan ini menunjukkan kemajuan akses layanan kesehatan serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat.
Sementara dari sisi pendidikan, Harapan Lama Sekolah penduduk usia 7 tahun meningkat menjadi 13,11 tahun, dan Rata-rata Lama Sekolah penduduk usia 25 tahun ke atas naik menjadi 9,56 tahun. Dari aspek ekonomi, pengeluaran riil per kapita masyarakat meningkat menjadi Rp13,50 juta per tahun atau tumbuh 3,06 persen.
Peningkatan tersebut memperkuat tren positif pembangunan manusia di Banten dalam satu tahun terakhir, sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk memperluas kebijakan pelayanan sosial yang ramah lansia.
Baca juga: Gubernur Banten tekankan sinergi untuk jaga stabilitas dan investasi
