Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, bakal membangun sebanyak enam unit Stasiun Mass Rapid Transit (MRT) untuk mendukung rancangan perluasan rute Cikarang-Balaraja sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
"Enam stasiun itu mulai dari Kecamatan Bitung, Curug, Cikupa, sampai ke Balaraja. Mungkin tiga kecamatan ada stasiun rencananya begitu," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja, di Tangerang, Rabu.
Dia mengatakan, dari pembangunan enam stasiun MRT rute Cikarang-Balaraja ini, diperkirakan jarak yang dilalui dari pemberangkatan hingga tujuan sepanjang 20 kilometer lebih.
"Kalau tidak salah rutenya dari 12 kilometer hingga 20 kilometer yang dilalui di Kabupaten Tangerang," katanya lagi.
Baca juga: Pemkab Tangerang harap MRT Cikarang-Balaraja segera dieksekusi
Menurutnya, adanya rancangan pengembangan jalur MRT rute Cikarang-Balaraja yang dilakukan PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama pemerintah daerah akan melintasi 11 stasiun yang ada di wilayah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, Banten.
"Harapan kami, mudah-mudahan ini bisa segera dieksekusi (disikat). Karena ini harapan masyarakat," ujarnya lagi.
Kendati demikian, kata Soma, progres pembangunan fasilitas transportasi umum tersebut diharapkan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan membuka solusi masalah kemacetan di masing-masing daerah yang dilintasi MRT.
"Karena memang kita bisa liat kepadatan di Tol Jakarta-Merak sudah luar biasa, paling tidak kalau itu sudah dibangun bisa membantu mengurai kemacetan," katanya.
Dia juga menilai, adanya stasiun MRT bisa mendukung peningkatan usaha kecil masyarakat. Sebagaimana pihaknya nantinya akan memajukan UMKM Kabupaten Tangerang di tiap stasiun MRT.
"Jadi setiap stasiun itu bisa menjadi kebangkitan ekonomi. Nantinya tiap stasiun akan kita buka kios menjual UMKM kita, di sana pasti akan tumbuh," kata dia.
Baca juga: Pemprov Banten bahas percepatan pembangunan jalur MRT ke Tangerang
Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah mengundang pihak PT MRT untuk mempercepat realisasi pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Cikarang-Balaraja.
"Jalur Cikarang-Balaraja merupakan PSN, sehingga menjadi sesuatu yang perlu juga kita tindaklanjuti. Jadi ini adalah tindak lanjut dari RPJMN 2025-2029. Jadi Provinsi Banten berinisiasi untuk bisa mendapatkan progres yang lebih cepat," kata Gubernur Banten, Andra Soni.
Ia menuturkan, kehadiran MRT di wilayah Provinsi Banten dinilai dapat membantu menyelesaikan berbagai masalah, salah satunya kemacetan. Ia berharap transportasi massal itu dapat segera hadir di wilayah Banten.
"Bagaimana kita bisa berkolaborasi antara swasta, kemudian pemerintah kabupaten/kota yang ada di Tangerang Raya," kata dia.
Baca juga: Pemprov Banten dukung rencana jalur MRT Jakarta rute Kembangan-Balaraja
PSN, Pemkab Tangerang bangun enam Stasiun MRT
Rabu, 10 September 2025 16:05 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja. ANTARA/Azmi Samsul Maarif
