Tangerang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten memberikan peningkatan kapasitas petugas lapangan dalam merespon cepat kebutuhan darurat masyarakat khususnya non-bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar di Tangerang Senin mengatakan, dari 3.299 laporan yang masuk, penanganan evakuasi hewan liar merupakan terbanyak dengan 781 layanan, kunjungan pendidikan kebencanaan sebanyak 579 layanan, serta pemusnahan sarang tawon sebanyak 397 layanan.

"Tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan dari BPBD, maka kami perlu siapkan kapasitas petugas agar bisa menangani segala kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Baca juga: BPBD Kota Tangerang tambah armada penanganan non-kebakaran

Ia menuturkan laporan masyarakat terkait urusan non-bencana memang sangat besar. Maka itu pihaknya juga menyiapkan pusat kendali pelaporan dalam merespon cepat permohonan warga. Hal ini juga terintegrasi dengan laporan 112 maupun yang masuk melalui aplikasi LAKSA.

Tak hanya kepada petugas, BPBD juga menambah sejumlah peralatan kebutuhan untuk menunjang percepatan kerja seiring dengan perkembangan kondisi wilayah yang semakin kompleks.

"Kita siapkan armada yang mampu menjangkau gang pemukiman dan juga kesiapan petugas yang merespon cepat setiap laporan warga yang masuk," ujarnya.

Baca juga: BPBD Kota Tangerang gencarkan edukasi kebencanaan pada masa siaga

Disisi lain, BPBD juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kesiapan menghadapi bencana dan penanggulangannya. Apalagi saat ini Kota Tangerang masih dalam status darurat tanggap bencana hidrometeorologi.

"Kami berkomitmen untuk terus memperkuat upaya mitigasi bencana, edukasi masyarakat, serta peningkatan layanan kedaruratan agar masyarakat semakin aman dan tangguh menghadapi potensi bencana,” katanya.

Sementara itu rekap penanganan yang dilakukan BPBD sepanjang 2025 adalah pemadaman kebakaran ada 276 layanan, pemusnahan sarang tawon ada 397 layanan, evakuasi Pohon Tumbang ada 175 layanan, pelapasan cincin ada 194 layanan, evakuasi korban ada 13 layanan, evakuasi hewan liar ada 781 layanan, Edukasi dan Kunjungan Pendidikan ada 579 layanan.

Penyemprotan Pembersihan ada 87 layanan, pengecekan hawa panas ada lima layanan, pencarian barang berharga ada 112 layanan, pertolongan pertama ada 222 layanan, penyelamatan korban ada 20 layanan, penyelamatan hewan ada 140 layanan, bantuan personil dan PAM ada 57 layanan serta monitoring dampak cuaca sebanyak 241 layanan.

Baca juga: Curah hujan tinggi, BPBD Lebak siaga banjir



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026