Tangerang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten menambah dua armada pikap serbaguna kepada UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciledug dan UPT Damkar Cibodas untuk kegiatan penyelamatan serta penanganan insiden non-kebakaran.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar di Tangerang, Selasa, mengatakan penanganan yang bisa dilakukan menggunakan armada itu, di antaranya evakuasi bencana, penanggulangan pohon tumbang, dan banjir.
"Masing-masing unit juga dilengkapi dengan radio komunikasi dua arah (RIG) yang mendukung koordinasi lebih efektif di lapangan,” ujar dia.
Baca juga: DPUPR Kota Tangerang siagakan petugas di beberapa lokasi rawan banjir
Dengan penambahan armada ini, dia mengharapkan, kinerja tim dalam merespons laporan masyarakat menjadi lebih cepat, efisien, dan sigap.
Hal ini, kata dia, juga memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap berbagai kondisi darurat di wilayah itu.
BPBD Kota Tangerang menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi antar-instansi dalam menjaga keselamatan dan keamanan warga setempat.
Selain itu, kata dia, penambahan armada bagian dari komitmen memperkuat infrastruktur penanggulangan bencana dan mendukung tugas-tugas damkar yang vital di lapangan.
"Keamanan warga adalah prioritas utama,” kata Mahdiar.
Armada ini juga dirancang agar fleksibel dan siap dioperasikan dalam berbagai skenario bencana, baik dalam skala kecil maupun besar.
“Hal ini sejalan dengan prinsip penanggulangan bencana modern yang menekankan pada kecepatan, ketepatan, dan kesiapsiagaan dalam segala kondisi,” katanya.
Baca juga: Warga Kota Tangerang diingatkan waspadai potensi cuaca ekstrem
