Tangerang (ANTARA) - Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Banten menyebutkan dari 145 pencari kerja (pencaker) yang mendaftar di PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam bursa kerja Festival Al-A’zhom dan Hajatan Budaya Batuceper, 70 orang telah resmi diterima bekerja.
"Kami sangat mengapresiasi PT PNM yang telah memberikan kesempatan kerja bagi warga Kota Tangerang. Ini menjadi bukti bahwa job fair bukan sekadar seremonial, tetapi benar-benar memberikan hasil nyata,” kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan di Tangerang, Sabtu.
Perlu diketahui Festival Al Azhom digelar pada 26 Juni hingga 6 Juli 2025 dan menyediakan job fair offline. Sedangkan hajatan Batuceper dilaksanakan tanggal 20 - 22 Juni 2025.
Baca juga: Disnaker Kota Tangerang buka peluang kerja bagi pelajar lulusan baru
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Ketenagakerjaan membuka akses lapangan kerja seluas-luasnya melalui job fair dan PT PNM menjadi salah satu perusahaan yang berpartisipasi aktif dengan membuka puluhan lowongan kerja di berbagai posisi.
"Program job fair ini sangat dirasakan langsung oleh masyarakat karena pelamar langsung melakukan tahap seleksi administrasi hingga wawancara langsung di lokasi," ujarnya.
Disnaker Kota Tangerang berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang mempertemukan pencari kerja dengan dunia industri, termasuk melalui pelatihan keterampilan kerja dan peningkatan daya saing tenaga kerja lokal.
Baca juga: Disnaker Lebak berangkatkan 160 pekerja migran ke-12 negara
"Dengan keberhasilan ini, diharapkan lebih banyak perusahaan yang terlibat dalam job fair berikutnya, dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat nyata dari program ketenagakerjaan yang diselenggarakan pemerintah daerah," katanya.
HRD recruitment PT PNM Rizal mengatakan pihaknya melihat potensi besar dari tenaga kerja lokal di Tangerang dari proses seleksi di lowongan kerja.
"Kami mendapatkan banyak kandidat berkualitas dari job fair ini. Semoga yang sudah diterima bisa berkontribusi maksimal dan berkembang bersama perusahaan,” katanya.
Baca juga: Cegah TPPO, Disnaker Lebak optimalkan sosialisasi pada aparatur desa
